Suara.com - Pernyataan menohok disampaikan oleh pemain Argentina soal tim nasional China. Tim Tango Argentina dikabarkan akan menjalani laga uji coba melawan China pada Oktober mendatang.
Namun jelang pertandingan melawan China, pemain Argentina disebut menolak harus melawan tim Negeri Tirai Bambu tersebut.
Melansir Suara.com dari Sohu, Rabu (21/5), pemain Argentina sebenarnya menolak jika harus jalani uji coba melawan China.
"Telah terungkap bahwa para pemain Argentina tidak ingin melawan China," tulis media tersebut.
Argentina dijadwalkan akan jalani FIFA Matchday pada Oktober mendatang. China akan menjadi lawan pertama mereka.
Setelah itu, juara Piala Dunia itu akan melawan Korea, Jepang dan Rusia.
Masih dari sumber yang sama, pelatih Argentina, Lionel Scaloni meminta federasi sepak bola Argentina, AFA untuk mencari lawan dengan standar lebih tinggi.
"Namun pihak federasi Argentina menyebut bahwa laga melawan China sudah diatur untuk tujuan iklan dan mencari keuntungan komersial," tulis media Sohu.
Rencana uji coba antara China vs Argentina juga jadi sorotan media di Argentina. Tyc Sports menuliskan bahwa tur ke Asia memang murni bersifat komersial.
Baca Juga: Stefano Lilipally Comeback ke Timnas dan Peluang Main di Usianya yang Senja
Sementara media El Destape menyebut bahwa setelah melawan China, skuat Argentina meminta federasi mencari lawan yang lebih kuat.
Media lain menuliskan bahwa Scaloni meminta anak asuhnya melawan tim lebih kuat. Korsel, Jepang dan Rusia menurut Scaloni adalah tim yang ideal untuk Argentina, namun China diragukan.
Kondisi ini tentu jauh berbeda saat Timnas Indonesia pernah menjalani laga uji coba melawan Argentina pada 2023 lalu.
Timnas Indonesia saat itu dilatih oleh Shin Tae-yong. Elkan Baggott dkk menyerah dengan skor 0-2 dari Argentina.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni terkesima dengan taktik yang diterapkan juru taktik Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam laga FIFA Matchday pada Senin (19/6/2023) malam WIB.
Timnas Indonesia yang dalam ranking FIFA dan prestasi bagaikan langit dan bumi dengan Argentina, secara mengejutkan mampu memaksa tim juara Piala Dunia 2022 itu cuma menang 2-0.
Berita Terkait
-
Stefano Lilipally Comeback ke Timnas dan Peluang Main di Usianya yang Senja
-
Tak Hanya Shayne Pattynama, 3 Pemain Naturalisasi Timnas yang Pilih Berkarir ke Asia
-
Garuda Calling 2025 dan Berkah bagi Timnas Indonesia di Balik Nasib Pahit Emil Audero
-
Saling Sikut, Calvin Verdonk atau Mees Hilgers Terancam Telat Gabung Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers Dianggap Tak Punya Gogme Jelang Timnas Indonesia vs China, Apa Maksudnya?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung