Suara.com - Bek timnas Indonesia, Calvin Verdonk menceritakan bahwa musim ini tidak normal karena catatan kartu kuningnya di Eredivisie Belanda terhitung banyak.
Calvin Verdonk merupakan bek kiri andalan NEC Nijmegen di sepanjang musim 2024/2025.
Tercatat pemain berusia 28 tahun tersebut bermain dalam 33 pertandingan di Eredivisie Belanda 2024/2025 dengan catatan satu gol dan satu assist.
Akan tetapi, yang menjadi sorotan adalah rekor kartu kuning yang diterima Calvin Verdonk.
Pemain keturunan Aceh tersebut total mengoleksi sembilan kartu kuning sepanjang musim ini.
Situasi tersebut dianggap tidak normal oleh Calvin Verdonk karena kartu kuning yang didapatnya terbilang banyak.
Menurut cerita sang pemain, ia bisa mendapatkan koleksi banyak kartu kuning tersebut karena bermain dengan penuh frustasi.
Bek kiri 28 tahun itu mengakui bahwa dirinya menjadi lebih agresif ketika frustasi dalam pertandingan.
"Itu tidak normal, malah buruk. Setiap musim saya mendapat beberapa kartu, tapi musim ini saya bermain dengan penuh frustasi, pelanggaran adalah hasilnya," kata Calvin Verdonk dikutip dari Omroep GLD.
Baca Juga: Mees Hilgers dalam Kesulitan, Pulih atau Tidak Tetap Telat Gabung Timnas Indonesia
Lebih lanjut, Calvin Verdonk mengingat ketika NEC Nijmegen melawan SC Heerenveen yang berjalan tidak sesuai rencana.
"Saya ingat saat melawan Heerenveen, karena semuanya tidak berjalan dengan baik, saya memberi Levi Smans sebuah palang yang besar," imbuhnya lagi.
Dari segi menyerang, bek timnas Indonesia ini juga mengaku tampil lebih beringas.
"Saya sering maju saat pemain sayap mendapat bola. Entah ia langsung mengoper bola ke saya, atau saya mengumpan bola kepadanya dan memenangkan duel," ujar Calvin Verdonk.
"Terkeadang saya mendapat kartu kuning. Saya bertahan dengan sangat agresif," tegasnya.
Nah, Calvin Verdonk juga bermain dalam playoff Conference League di Eredivisie Belanda.
Berita Terkait
-
Guru Patrick Kluivert Bongkar Sisi Lain Simon Tahamata: Dia Orang...
-
Bukti Kehadiran Asnawi Lebih dari Sekedar Pelengkap di Timnas Indonesia
-
Tetap Dipanggil, Takefusa Kubo Emban Misi Khusus Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Perbandingan Nilai Pasar Timnas Indonesia vs China Jelang Bentrokan
-
Ucapan Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia vs China Diungkit Media Asing
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Perbandingan Ketajaman Striker Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Persaingan Sengit Skuad Timnas Indonesia: Wajah Baru, Harapan Baru
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia