Suara.com - Insiden berdarah terjadi di momen perayaan Persib juara Liga 1 2024/2025. Seorang bobotoh dilaporkan terjatuh dari flyover Pasupati, Kota Bandung, pada Sabtu malam.
Peristiwa berdarah ini terjadi saat korban mengikuti konvoi perayaan Persib juara BRI Liga 1 2024/2025.
Menurut keterangan dari Panit Reskrim Polsek Bandung Wetan Ipda Janson Manalu, korban awalnya diduga duduk di pembatas jembatan sebelum akhirnya terjatuh ke area Taman Film.
“Dugaannya dia duduk di atas, belum diketahui secara pasti, tiba-tiba jatuh ke Taman Film dari atas flyover,” kata Janson dikutip dari Antara.
Ditambahkan Janson, insiden itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Korban yang diketahui merupakan pria dewasa itu mengalami luka parah di bagian wajah dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyatakan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan.
"Olah TKP sudah selesai, karena tadi jatuh saja,” kata dia.
Lebih lanjut, dia mengimbau kepada masyarakat, khususnya para Bobotoh, agar tetap mengutamakan keselamatan selama merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga 1.
"Kami dari kepolisian mengimbau kepada saudara-saudara, terutama Bobotoh yang merayakan kemenangan Persib, agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang telah ditetapkan, terutama di persimpangan atau jalur tertentu,” ujarnya.
Baca Juga: Bandung Lautan Bobotoh: Pawai Persib Juara, Dedi Mulyadi Kutangan
Bandung Lautan Bobotoh
Bobotoh tumpah ruah di jalanan kota Bandung, Jawa Barat hari ini, Minggu (25/5). Kota Bandung menjadi lautan bobotoh di perayaan gelar Persib juara Liga 1 2024/2025.
Dari pantauan langsung Suara.com di lokasi, para bobotoh memadati jalan Cimalaya, yang berada di belakang Gedung Sate, kota Bandung, Jawa Barat.
Para bobotoh ini menunggu kedatangan skuat Persib Bandung untuk melakukan konvoi juara BRI Liga 2024/2025.
Di tengah kerumunan bobotoh, tampak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang hanya mengenakan kaos kutang putih.
Rombongan Dedi Mulyadi membelah lautan para bobotoh untuk masuk ke dalam Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Bandung Lautan Bobotoh: Pawai Persib Juara, Dedi Mulyadi Kutangan
-
BRI Liga 1: Persebaya Takluk saat Jamu Bali United, Terlalu Banyak Blunder?
-
Klasemen Akhir BRI Liga 1: 3 Klub Degradasi, Klub Mertua Pratama Arhan Selamat
-
Profil Arkhan Fikri: Anak Emas Shin Tae-yong, Pemain Muda Terbaik BRI Liga 1
-
PSS Sleman Degradasi, Pemain Timnas Brasil dan Australia Ungkap Kesedihan
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
Terkini
-
5 HP Tecno Mirip iPhone, Harga Lebih Murah di Bawah Rp3 Juta
-
Kepung 32 Kecamatan, Kekeringan di Kabupaten Bogor Meluas Sentuh 277 Ribu Jiwa
-
Persebaya Makin Intens Jelang Debut Super League, Ini Kata Yuran Fernandes
-
Duh! Klub Baru Emil Audero Diterpa Masalah Pelik, Pelatih Sampai Angkat Tangan
-
Memanen Panas yang Terbuang, Bagaimana BRIN Kembangkan Teknologi Termoelektrik?
-
Cerita Sopir Lalamove Cium Bau Mayat Dalam Kardus: Pelaku Ngaku Isinya Cuma Besi dan Baju
-
Tas Isi Emas Rp1 Miliar Dijambret Saat Juragan Asyik Main Catur di Bangkalan
-
Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana
-
Self-Love atau Egois? Ini Garis Tipis yang Sering Bikin Kita Salah Paham
-
Teman Nonton Bukan Sekadar Popcorn, Ada Camilan Renyah dengan Tiga Bentuk Sekaligus!