Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengungkapkan apabila Timnas Brasil U-17 asuhan Dudu Patetuci, bakal menjadi lawan yang paling sulit bagi anak asuhnya di Grup H Piala Dunia U-17 2025.
Hal itu disampaikan Nova Arianto setelah mendapatkan kepastian mengenai hasil drawing atau undian grup Piala Dunia U-17 2025. Brasil U-17 memang punya rekam jejak yang mentereng di bawah asuhan Dudu Patetuci.
“Bersyukur bisa menghadiri momen drawing hari ini dan kita semua bisa melihat kita bergabung satu grup dengan Brasil, Honduras, dan Zambia,” tulis Nova Arianto melalui akun Instagramnya, Senin (26/5/2025).
“Pastinya bukan grup yang mudah, karena semua mempunyai kualitas yang baik, terutama Brasil yang menjadi lawan yang paling diwaspadai di Grup H Piala Dunia U-17 2025 ini,” lanjut Nova Arianto.
Lantas, bagaimana sebetulnya rekam jejak dan pengalaman Dudu Patetuci sehingga berhasil membawa Timnas Brasil U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Dudu Patetuci
Dudu Patetuci memang memiliki reputasi yang sangat mengesankan setelah berhasil membawa Timnas Brasil U-17 meraih gelar juara Piala Amerika Serikat U-17 2025 seusai menumbangkan Kolombia U-17 di final.
Perjalanan anak asuhnya di kejuaraan tersebut memang terhitung sempurna. Sebab, Timnas Brasil U-17 sama sekali tak merasakan kekalahan hingga akhirnya bisa melenggang ke fase gugur dan lolos ke final.
Dudu Patetuci tercatat berasal dari Rio de Janeiro. Saat masih aktif bermain sepak bola, pelatih kelahiran 10 Februari 1972 itu hanya bermain bersama satu klub saja, yakni Fluminense, dari periode 1991 hingga 1995.
Baca Juga: Publik Zambia Pede Bisa Tekuk Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
Setelah itu, dia memutuskan untuk berkarier di dunia kepelatihan. Mulanya, Dudu Patetuci mengawalinya sebagai pelatih Flamengo U-15 pada 2014-2017. Lalu, dia pindah jadi pelatih Vasco da Gama U-16 (2017-2019),
Dari momen itulah, dia mulai mendapatkan kepercayaan dari Federasi Sepak Bola Brasil (CBF). Pada mulanya, Dudu Patetuci bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Brasil U-17 dan U-20 pada tahun 2019.
Ketika itu, Timnas Brasil U-20 asuhan Ramon Menezes yang menjadi tuan rumah berhasil menjuarai Piala Dunia U-20 2019 seusai mengandaskan perlawanan Meksiko dengan skor 2-1 di partai final.
Sejak saat itu, Dudu mulai memperoleh tanggung jawab yang lebih besar. Dia awalnya menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Brasil U-16 dan U-18 secara bersamaan. Sampai saat ini, tugasnya masih tetap belum berubah.
Sebagai pelatih kepala, terutama di level tim nasional, pelatih berusia 53 tahun itu sudah menghasilkan gelar juara Piala Amerika Serikat U-17 2025 bersama anak asuhnya untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Itulah sekilas profil dan rekam jejak Dudu Patetuci, sosok di balik kesuksesan Timnas Brasil U-17 yang menjadi salah satu kekuatan paling ditakuti di ajang Piala Dunia U-17 2025.
Dengan latar belakang kepelatihan yang kuat di berbagai kelompok usia, serta pengalaman menjadi bagian dari tim pelatih yang sukses di level U-20, Dudu Patetuci telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih visioner yang mampu membentuk generasi muda berbakat Brasil menjadi tim yang solid dan kompetitif di level internasional. Ia akan menjadi lawan yang alot bagi Nova Arianto.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Publik Zambia Pede Bisa Tekuk Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
3 Bintang Timnas Brasil U-17 yang Bakal Jadi Ancaman Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
Timnas Indonesia Naik Kelas Lawan Brasil di Piala Dunia U-17, Erick Thohir: Ini Menantang!
-
Wejangan Eks Asisten Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Brasil
-
Timnas Indonesia U-17 vs Brasil, Begini Reaksi Berkelas Nova Arianto
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss