Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF: Langganan Final, Gelar Masih Jadi Penantian
Sejak digelar pertama kali pada 1996, Piala AFF (dulu bernama Tiger Cup) menjadi turnamen bergengsi antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Di antara para peserta, Timnas Indonesia menjadi salah satu tim yang paling konsisten tampil di fase akhirl, bahkan lima kali menembus partai final.
Namun, gelar juara yang dinanti-nantikan jutaan pendukung setia Garuda belum juga kunjung tiba sampai sekarang.
Timnas Indonesia mencatat final pertamanya pada edisi 2000 yang digelar di Thailand.
Di bawah asuhan pelatih Nandar Iskandar, tim Merah Putih tampil impresif di fase grup dan semifinal.
Namun di laga final, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 1-4.
Timnas Indonesia kembali mencapai final saat menjadi tuan rumah bersama Singapura.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, skuad asuhan Ivan Kolev bermain imbang 2-2 melawan Thailand hingga waktu normal dan tambahan waktu berakhir.
Baca Juga: Laga Terakhir Kualifikasi Piala Dunia, "si Loopy" Bakal Kembali Bertarung Lawan Rekannya Sendiri!
Sayangnya, pada babak adu penalti, Indonesia kalah 2-4 dan kembali gagal meraih trofi.
Tahun 2010 menjadi salah satu edisi paling dikenang.
Di bawah arahan pelatih asal Austria, Alfred Riedl, dan diperkuat nama-nama seperti Bambang Pamungkas, Cristian Gonzáles, Firman Utina, dan Okto Maniani, Indonesia tampil superior di fase grup hingga semifinal.
Namun di final leg pertama di Kuala Lumpur, Indonesia secara mengejutkan kalah 0-3 dari Malaysia.
Meskipun menang 2-1 di leg kedua di Jakarta, agregat 2-4 membuat Indonesia harus puas sebagai runner-up lagi.
Pada edisi 2016, Indonesia yang saat itu baru lepas dari sanksi FIFA tampil tanpa beban.
Di bawah pelatih Alfred Riedl, Garuda secara mengejutkan lolos hingga final meski banyak pemain berstatus debutan. Indonesia sempat unggul 2-1 atas Thailand di leg pertama final di Bogor, tapi kalah 0-2 di leg kedua di Bangkok.
Agregat 2-3 mengubur harapan juara.
Pandemi Covid-19 membuat Piala AFF 2020 baru digelar pada Desember 2021 dengan format terpusat di Singapura.
Timnas yang diasuh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, mengandalkan skuad muda seperti Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, dan Pratama Arhan.
Indonesia kembali melaju ke final setelah mengalahkan Singapura secara dramatis di semifinal.
Namun di partai puncak, Thailand yang tampil solid menghentikan laju Garuda dengan agregat telak 2-6 (leg 1: 0-4, leg 2: 2-2).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini
-
Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!
-
Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia
-
Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta
-
Yamal: Kalau Prancis Takut Pada Satu Tim, Itulah Timnas Spanyol
-
Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026