Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert banyak memanggil pemain lokal untuk mengikuti training camp (TC) untuk memberikan kesempatan unjuk gigi atau hanya sekadar harapan palsu lantaran masih ada pemain naturalisasi.
Seperti diketahui, Kluivert memanggil 32 nama buat menjalani pemusatan latihan di Bali sejak 26 Mei lalu, di mana pemain yang dipanggil kombinasi antara naturalisasi dan lokal.
Jika sebelumnya nama-nama lokal mulai disingkirkan pemain-pemain naturalisasi, pada TC kali ini Kluivert melakukan gebrakan.
Juru taktik asal Belanda itu memanggil pemain-pemain lokal karena melihat adanya potensi bisa membela Timnas Indonesia.
Dari 32 pemain yang diboyong, 13 orang merupakan lokalan sementara sisanya adalah keturunan.
Mereka adalah Ernando Ari, Reza Arya, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Ricky Kambuaya, Marseliono Ferdinan, Yance Sayuri, Pratama Arhan, Yakob Sayuri, Asnawi Mangkualam, Beckham Putra, Ramadhan Sananta, dan Egy Maulana Vikri.
Memang, nama-nama naturalisasi masih mendominasi, namun kali ini lokal lebih banyak dari sebelum-sebelumnya.
Patrick Kluivert punya alasan kuat menambah kekuatan pemain lokal karena ia melihat ada potensi dari sejumlah nama bisa tampil di Timnas Indonesia.
Namun, tidak sedikit pecinta sepak bola Tanah Air meragukannya dan menganggap nama-nama lokal hanya akan menjadi cadangan pemain naturalisasi saja.
Baca Juga: Pede Timnas Indonesia Sikat China, Lawan Jepang Patrick Kluivert Bilang Begini
"Sekarang saya memilih beberapa pemain lokal tambahan, saya rasa mereka pantas mendapatkan pemanggilan ini karena mereka menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan hal-hal hebat," kata Kluivert dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
"Jika mereka melakukan itu, tentu mereka punya peluang masuk Timnas Indonesia," sambung mantan pemain Barcelona dan AC Milan tersebut.
Timnas Indonesia sedang disiapkan untuk menghadapi dua pertandingan penting pada Juni mendatang dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertama, skuad Garuda akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Kemudian pada 10 Juni alias lima hari setelahnya, Jay Idzes dan kawan-kawan bakal bertandang ke markas Jepang.
Tentu Patrick Kluivert butuh pemain-pemain berkualitas agar Timnas Indonesia bisa mendapat hasil positif demi menjaga asa bisa berlaga di Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
-
Pede Timnas Indonesia Sikat China, Lawan Jepang Patrick Kluivert Bilang Begini
-
Respons Beckham Putra yang Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Stefano Lilipaly Pasang Target Tinggi saat Jamu China, Mampu Bersaing?
-
Gantikan Septian Bagaskara di Timnas, Ini 3 Keunggulan dari Beckham Putra
-
Statistik Kevin Diks Tutup Karier di FC Copenhagen dengan Kepala Mendongak
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United