Privat Mbarga merupakan pemain andalan Bali United sejak 2021, yang jarang diketahui, ia adalah orang Kamboja.
Ya, Privat Mbarga mendapatkan kewarganegaraan Kamboja pada Oktober 2023 lalu.
Pemain yang kini berusia 33 tahun, lahir di Douala, Kamerun, namun kini sudah berstatus tanpa klub.
Bersama Bali United, Privat Mbarga total mencatatkan 113 penampilan dengan mencetak 37 gol dan 29 assist. Ia juta turut mempersembahkan gelar juara liga musim 2021/2022.
3. Mike Ott
Gelandang serang asal Filipina ini merupakan andalan Visakha FC di Liga Kamboja musim 2024-2025.
Namun sebelum itu, Mike Ott lebih dulu jdi andalan Barito Putera sejak musim 2022-2023.
Bersama Laskar Antasari, Mike Ott mencatatkan 60 pertandingan dengan mencetak 10 gol dan tujuh assist.
Baca Juga: Kapok Disalip Kamboja, Liga 1 Musim Depan Bisa Daftarkan 11 Pemain Asing?
4. Andres Nieto
Nama Andres Nieto tengah jadi perbincangan hangat sepak bola Tanah Air setelah dikabarkan sepakat gabung Bhayangkara FC.
Pemain berusia 29 tahun berposisi sebagai sayap kiri, bermain untuk Phnom Penh Crown sejak 2019 lalu.
Namun kontraknya tidak diperpanjang setelah musim 2024-2025 berakhir, namanya disebut telah bergabung Bhayangkara FC.
Itulah beberapa nama pemain asal atau berlatar belakang Kamboja yang menjadi sorotan dalam kancah sepak bola Indonesia.
Kehadiran mereka bukan hanya sekadar pelengkap, namun bisa menjadi indikasi bahwa Liga Indonesia mulai dilirik kembali oleh para pemain asing dari Asia Tenggara, termasuk dari liga yang sedang berkembang seperti Kamboja.
Masuknya pemain-pemain ini juga membawa dampak positif, tidak hanya dari segi kualitas permainan, tetapi juga dalam hal popularitas dan daya tarik liga secara regional.
Dengan meningkatnya jumlah pemain asing dari negara-negara ASEAN, diharapkan kompetisi di Liga 1 bisa semakin kompetitif dan berkelas, sekaligus menjadi magnet bagi sponsor, penonton, dan talenta muda lokal untuk terus berkembang.
Selain itu, pertukaran pemain antarnegara Asia Tenggara ini juga bisa memperkuat hubungan antar federasi dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pembinaan, transfer, maupun pemasaran liga.
Kita nantikan, apakah tren ini akan terus berlanjut dan menjadi bagian dari era kebangkitan sepak bola nasional.
Yang pasti, Liga Indonesia harus terus berbenah, dari segi manajemen, infrastruktur, hingga tata kelola kompetisi, agar tak hanya menjadi tujuan karier para pemain asing, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi para pemain lokal.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Kapok Disalip Kamboja, Liga 1 Musim Depan Bisa Daftarkan 11 Pemain Asing?
-
PT LIB Wajib Tahu! Tangan Dingin Eks Barcelona Bangkitkan Liga Kamboja
-
Disalip Kamboja, 4 Kerugian Indonesia usai Peringkat BRI Liga 1 Melorot ke Urutan 6 ASEAN
-
Sedikit Lebih Tinggi dari UMR Yogya, Segini Gaji Pemain di Liga Kamboja
-
Perbandingan Pengalaman CEO Liga Kamboja Satoshi Saito vs Ferry Paulus di PT LIB
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium
-
Mikel Oyarzabal 0 Sentuhan di 30 Menit Pertama! Begini Cara Cape Verde 'Matikan' Spanyol
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026