Jumlah tersebut cukup signifikan untuk mendorong Garuda ke peringkat 117 dunia.
Kemenangan atas China akan menempatkan Indonesia di atas lima negara sekaligus, yakni Estonia (peringkat 122), Togo (121), Azerbaijan (119), Korea Utara (118), dan Libya (117).
Namun, lonjakan lima posisi itu bergantung pada hasil pertandingan negara-negara tersebut di FIFA Matchday Juni.
Jika mereka juga meraih kemenangan atau hasil imbang, skenario kenaikan Indonesia bisa berubah.
Skenario Hasil Imbang dan Kekalahan: Dampak Besar pada Poin
Andai hasil pertandingan melawan China berakhir imbang, Timnas Indonesia tetap akan mendapat tambahan poin, meskipun tidak signifikan.
Tambahan 2,55 poin dari hasil imbang akan meningkatkan perolehan menjadi 1.145,47. Ini cukup untuk melewati Estonia dan menempati peringkat ke-121.
Namun, jika hasil terburuk terjadi—yakni kalah dari China—Timnas Indonesia justru akan kehilangan 9,95 poin. Dengan kehilangan tersebut, total poin Garuda akan menjadi 1.132,92.
Konsekuensinya sangat berat, karena Indonesia bisa melorot hingga ke peringkat 126 dunia.
Baca Juga: Terpopuler Sepak Bola: Selamat Tinggal Elkan Baggott, Mees Hilgers Tak Suka
Tantangan Besar dan Harapan Besar Menjelang Laga Penentu
Pertandingan melawan China menjadi sangat krusial, tidak hanya untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026, tetapi juga demi memperbaiki citra dan posisi Timnas di kancah sepak bola internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, performa Indonesia mengalami tren positif, terutama sejak masuknya pelatih Patrick Kluivert yang dikenal membawa pendekatan disiplin dan strategi bertahan yang solid.
Dengan tambahan kekuatan pemain naturalisasi seperti Jay Idzes dan Ivar Jenner, serta dukungan penuh dari suporter fanatik di SUGBK, Indonesia memiliki modal kuat untuk menumbangkan China.
Namun, tantangan tetap ada mengingat China juga merupakan tim tangguh yang kini sedang dalam performa meningkat.
Performa FIFA ranking menjadi tolok ukur penting bagi federasi dan para pengamat sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Rekor Solomon vs Tim ASEAN, Timnas Indonesia Berpotensi Pesta Gol?
-
Sempat Didekati MU, Emiliano Martinez Kini Masuk Radar Inter Milan
-
Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
-
Cetak Brace ke Gawang AS Monaco, Mbappe Kini Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham
-
Gareth Bale Bongkar Alasan Xabi Alonso Gagal di Real Madrid: Bukan Soal Taktik, tapi...
-
Bikin Arsenal Sejago Sekarang, Mikel Arteta Dapat Ilmu Taktik dari Mana?
-
Cetak Sejarah 140 Tahun, Arsenal Memang Favorit Juara Liga Champions Musim Ini