Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapat permintaan untuk menjadi juru taktik raksasa Inggris, Manchester United.
Permintaan ini untuk melatih Manchester United ini datang dari suporter Timnas Indonesia yang bertemu dengan pelatih berusia 48 tahun tersebut.
Momen suporter memintanya menjadi pelatih tim berjuluk Setan Merah ini hadir saat Patrick Kluivert hendak naik ke bus yang ditumpangi Tim Garuda.
Awalnya, Kluivert tengah memenuhi permintaan fans yang meminta tanda tangannya di dekat pintu masuk bus.
Setelah memberikan tanda tangannya, seorang fans memanggil legenda Ajax Amsterdam itu dan memintanya menjadi pelatih Man United.
“Coach Patrick, come to Manchester United, okay? (datang ke Manchester United, oke?),” kata seorang fans kepada Kluivert.
Siapa sangka, permintaan fans itu kemudian dijawab dengan kata ‘Okay’ oleh Kluivert dan disambut tawa renyahnya sambil masuk ke bus.
Jawaban dari eks pelatih Curacao itu kemudian mengundang reaksi dari netizen yang ikut tertawa dengan respons dan permintaan itu.
Tak hanya tertawa, sebagian netizen juga mengolok-olok Man United yang tampil jeblok sepanjang musim 2024/2025 lalu.
Baca Juga: Pemain Keturunan Belanda Rp 3,91 Miliar Eligible Bela Timnas Indonesia di Ronde 4, Ditaksir Kluivert
“Mengapa dia tertawa mendengar klub terbaik di Inggris,” tulis komentar @e****s.
“Hahahaaaa pertanyaanya sangat oke dan berbobot sekali,” tulis komentar akun @a***s.
“Alumni Barca ditanyain masalah emyu,” tulis komentar akun @p***i.
Terlepas dari permintaan nyeleneh suporter itu, Patrick Kluivert tengah dipuja oleh pendukung Timnas Indonesia berkat pencapaiannya.
Usai menjalani debut buruk dengan dibantai 0-5 oleh Australia, Kluivert mampu membawa tim Garuda bangkit dengan meraih dua kemenangan.
Dua kemenangan itu didapat saat menjamu Bahrain dan China di lanjutan grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!
-
Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo
-
Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
5 Rekomendasi Toko Sepeda Online Tepercaya di Indonesia, Koleksinya Lengkap
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Tren Rumah Makin Personal, Setiap Sudut Hunian Kini Dirancang Sesuai Gaya Hidup Penghuninya
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang