Di balik kembalinya Hubner ke Jepang bersama Timnas, ada pula dinamika menarik dalam perjalanan karier klubnya.
Setelah masa pinjaman berakhir, Hubner resmi berpisah dengan Wolverhampton Wanderers U-21, klub yang telah membesarkannya di Inggris.
Pihak Wolves telah mengonfirmasi bahwa kontrak Hubner, yang sejatinya masih berlaku hingga Juni 2025, tidak diperpanjang.
Namanya termasuk dalam daftar pemain yang dilepas pada akhir musim ini.
Kini, spekulasi mengenai pelabuhan baru bagi sang bek tengah pun mencuat.
Setidaknya ada tiga klub yang dikabarkan menjadi kandidat kuat tempat Hubner melanjutkan karier.
Pertama, FC Volendam — klub yang baru saja promosi ke Eredivisie 2025/2026.
Kehadiran pemain keturunan Indonesia lain di sana, seperti Mauro Zijlstra, dinilai dapat membantu proses adaptasi Hubner.
Kedua, Excelsior Rotterdam, yang juga baru mengamankan tiket promosi ke Eredivisie.
Baca Juga: 4 Pemain Keturunan Resmi Jalani Sumpah WNI, Sah Bela Timnas Indonesia
Klub ini punya catatan positif dalam mengembangkan talenta muda, termasuk pemain keturunan Indonesia seperti Nathan Tjoe-A-On di masa lalu.
Ketiga, FC Den Bosch — klub kampung halaman Hubner di Belanda. Ia pernah menimba ilmu di akademi FC Den Bosch Youth sebelum direkrut Wolves.
Kembali ke Den Bosch bisa menjadi pilihan sentimental sekaligus strategis bagi Hubner untuk membangun ulang kariernya.
Meski meninggalkan Wolves, karier internasional Hubner justru makin bersinar bersama Timnas Indonesia.
Kini, ia menjadi pilar penting di pertahanan Garuda dalam misi mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia 2026.
Pertandingan kontra Jepang menjadi ajang pembuktian seberapa besar perkembangan Hubner sebagai pemain belakang.
Kembali ke Jepang dalam balutan seragam merah-putih menjadi momen penuh makna dalam karier mudanya.
Dengan dukungan dari dua belah pihak, Hubner diharapkan tampil maksimal dan menciptakan momen tak terlupakan.
Keputusan soal klub barunya nanti juga akan sangat menentukan arah perkembangan Hubner ke depan.
Publik Indonesia pun terus menanti kabar resmi tentang masa depan bek masa depan Garuda ini.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Rp86,91 Miliar Disebut Pelatih Jepang Sebagai Poros Kekuatan Timnas Indonesia
-
Eksklusif dari Jepang: Tokyo Tower Destinasi Favorit Suporter Timnas Indonesia
-
Pemain Keturunan Rp 17,38 Miliar On Fire! Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang
-
Pemain Keturunan Semarang Rp 86,91 Miliar Incaran Inter Milan Bikin Jepang Was-was
-
Jam Berapa Jepang vs Timnas Indonesia Selasa Hari Ini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9