Suara.com - Upaya Timnas Indonesia untuk memperbaiki posisi di ranking FIFA justru berujung kekecewaan usai tumbang dengan skor telak 0-6 dari Jepang. Pertandingan penutup Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini berlangsung di Stadion Suita, Osaka, Selasa (10/6/2025).
Kekalahan besar ini menjadi pukulan berat bagi skuad Garuda. Dibandingkan pertemuan sebelumnya, hasil kali ini jauh lebih buruk.
Saat masih ditangani Shin Tae-yong, Timnas Indonesia hanya kalah 1-3 di Piala Asia 2023 dan 0-4 dalam laga perdana Grup C melawan Jepang pada November 2024.
Kekalahan telak di Osaka tidak hanya mencoreng catatan pertandingan, tetapi juga berdampak langsung terhadap perolehan poin FIFA.
Berdasarkan perhitungan dari Football-Ranking, Timnas Indonesia kehilangan 3,42 poin, menjadikan total poin mereka saat ini turun menjadi 1.154,55.
Meski begitu, skuad Merah Putih berpotensi mengalami sedikit peningkatan peringkat, dari posisi ke-123 menjadi posisi ke-118 dunia.
Sebelum laga, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk memperbaiki peringkat dunia. Andai mampu menahan imbang Jepang, skuad Garuda bisa mendapatkan tambahan 9,08 poin dan naik ke peringkat 115.
Bahkan, kemenangan atas Jepang bisa mendongkrak posisi mereka ke peringkat 110 dunia dengan tambahan 21,58 poin. Namun, kekalahan besar di laga pamungkas ini mengubur semua peluang tersebut.
Ini merupakan kekalahan kedua Indonesia dari Jepang dalam babak ketiga kualifikasi, setelah sebelumnya juga kalah 0-4 di Jakarta.
Baca Juga: Eksklusif dari Jepang: Tifo Suporter Timnas Indonesia Banjir Tepuk Tangan
Performa dominan Jepang sejak awal pertandingan kembali menjadi mimpi buruk bagi skuad Garuda.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, memanfaatkan laga ini untuk memberikan kesempatan bermain bagi para pemain muda, meski timnya sudah memastikan tempat di putaran keempat.
"Sejak lolos ke Piala Dunia, kami terus mencoba berbagai pemain dan memperluas jangkauan taktis," ujar Moriyasu kepada Soccer King.
Permainan agresif Jepang langsung membuahkan hasil. Daichi Kamada mencetak gol pertama di menit ke-15 melalui sundulan yang memanfaatkan umpan Yuki Mito.
Kamada kembali mencetak gol pada injury time babak pertama (45+6’), melengkapi brace-nya di laga ini.
Antara dua gol Kamada, Takefusa Kubo juga mencetak gol pada menit ke-19. Gol ini sempat diperiksa VAR karena dugaan offside, namun akhirnya dinyatakan sah.
Berita Terkait
-
Tak Peduli Skor! Suporter Indonesia Bikin Merinding di Kandang Jepang
-
Shooting Saja Tak Mampu! Statistik Mengenaskan Timnas Indonesia Saat Dibantai Jepang
-
Dibantai Jepang 6-0, Timnas Indonesia Raih Banyak Pembelajaran Penting!
-
PSSI Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Jepang yang Bikin Merinding di GBK
-
Potret Keseruan Nobar di GBK Meski Timnas Indonesia Dibantai Jepang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim