Memasuki babak kedua, tekanan Jepang semakin intens. Ryoya Morishita menambah keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-55, disusul oleh gol Shuto Machino tiga menit kemudian. Pesta gol Samurai Biru ditutup oleh Mao Hosoya di menit ke-80.
Meskipun menelan kekalahan menyakitkan, Timnas Indonesia tetap memastikan tempat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, laga ini menjadi evaluasi besar bagi pelatih Patrick Kluivert.
Dalam pertandingan ini, Kluivert mencoba komposisi berbeda dengan memadukan pemain muda dan pelapis. Di awal laga, Garuda sempat memberi perlawanan.
Peluang emas datang dari Ole Romeny yang berhasil menembus lini belakang Jepang dan mengirim umpan ke Beckham Putra. Sayangnya, penyelesaian akhir tidak maksimal dan peluang tersebut gagal menjadi gol.
Tekanan tinggi Jepang membuat barisan pertahanan Indonesia keteteran. Gol pertama Kamada tercipta di menit ke-14 setelah Emil Audero gagal mengamankan bola dengan sempurna.
Selain itu, Indonesia juga harus kehilangan Kevin Diks karena cedera di menit ke-24, digantikan oleh Yakob Sayuri yang kemudian juga mengalami benturan keras dan ditarik keluar digantikan Marselino Ferdinan.
Di balik kekalahan ini, Patrick Kluivert melihat sisi positif dari pengalaman yang didapat pemain muda.
Ia berharap pertandingan seperti ini bisa menjadi ajang pembelajaran dan pembentukan mental menghadapi tekanan internasional.
Baca Juga: Eksklusif dari Jepang: Tifo Suporter Timnas Indonesia Banjir Tepuk Tangan
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia menyelesaikan Grup C di posisi keempat klasemen akhir, mengantongi total 12 poin dari 10 laga.
Sementara itu, Jepang semakin kukuh di puncak klasemen dengan 23 poin dan telah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Tak Peduli Skor! Suporter Indonesia Bikin Merinding di Kandang Jepang
-
Shooting Saja Tak Mampu! Statistik Mengenaskan Timnas Indonesia Saat Dibantai Jepang
-
Dibantai Jepang 6-0, Timnas Indonesia Raih Banyak Pembelajaran Penting!
-
PSSI Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Jepang yang Bikin Merinding di GBK
-
Potret Keseruan Nobar di GBK Meski Timnas Indonesia Dibantai Jepang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim