Suara.com - Pasca kekalahan China dari Timnas Indonesia dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 terungkap skandal yang gegerkan publik Negeri Tirai Bambu itu.
Menurut laporan terbaru salah satu media China seperti dikutip Suara.com, Rabu (11/6), skuat China sebelum dikalahkan oleh Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), ternyata sempat memesan 60 kamar hotel.
Booking 60 kamar hotel itu dilakukan skuat China di kawasan Chongqing, China.
"Terungkap bahwa federasi sepak bola China memesan lebih dari 60 kamar di seluruh hotel kawasan Chongqing, China," tulis laporan ntdtv
Masih dari sumber yang sama, pihak federasi sepak bola China beralasan booking 60 kamar lebih seluruh hotel di Chongqing dilakukan agar tidak mengganggu konsentrasi pemain China.
Sayangnya pasca kalah lewat gol penalti Ole Romeny di SUGBK, booking 60 kamar hotel ini jadi olok-olok publik di China.
"Keputusan dari pihak federasi ini menimbulkan keraguan dan ejekan dari publik," sambung media China tersebut.
Sementara itu, eks kapten tim nasional China, Fan Zhiyi mengaku bahwa kekalahan dari Timnas Indonesia membuat ia untung besar.
Fan Zhiyi mengatakan bahwa sebelum kekalahan dari Timnas Indonesia, ia bertaruh dengan enam orang soal hasil pertandingan.
Baca Juga: Media Kampung Halaman Patrick Kluivert Cibir Kekalahan Timnas Indonesia
Enam orang rekannya itu kata Fan Zhiyi percaya diri China bisa kalahkan Timnas Indonesia. Namun hasil akhir berkata sebalikany.
Fan Zhiyi pun mengaku bahwa ia mendapat traktiran makan dari enam orang rekannya yang kalah taruhan.
Menurut Fan Zhiyi, ia sudah sangat lama sudah hilang kepercayaan kepada sepak terjang juniornya di tim nasional.
Namun ia akui bahwa sebenarnya dirinya cukup terkejut China bisa dikalahkan oleh Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia Ditekuk Jepang
Pasca meraih kemenangan 1-0 atas China di SUGBK, Timnas Indonesia menyerah dengan skor telak 0-6 dari Jepang.
Berita Terkait
-
Media Kampung Halaman Patrick Kluivert Cibir Kekalahan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Dihancurkan Jepang, Patrick Kluivert Dapat Peringatan
-
Rekam Jejak Emil Audero di Eropa, Kiper Indonesia yang Dibobol 6 Gol oleh Jepang
-
Kluivert Ogah Jadikan Cedera Kevin Diks Alasan Timnas Indonesia Dibantai Jepang
-
Dibantai Jepang Jadi Tolok Ukur Timnas Indonesia, Kluivert Putar Otak Hadapi Ronde Empat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang