Suara.com - Persib Bandung kembali melakukan perombakan skuadnya usai gelaran BRI Liga 1 2024/2025. Setelah sebelumnya melepas beberapa pilar asing, kali ini giliran sang mesin gol, David da Silva, yang resmi berpisah dari tim Maung Bandung yang tengah mencapai puncak kejayaan di bawah arahan pelatih Bojan Hodak.
Kepergian David da Silva juga sekaligus menandai perpisahan total para legiun asing yang turut memberikan kontribusi penting saat Persib merengkuh gelar Liga 1 2024/2025.
Dengan perginya Da Silva, maka tak satu pun pemain asing yang diberi perpanjangan kontrak untuk melanjutkan petualangan bersama skuad Pangeran Biru di musim mendatang.
David da Silva pertama kali bergabung bersama Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 2021/2022. Dalam prosesnya, penyerang yang berasal dari Brasil itu mampu memberikan dampak instan dan menjadi mesin gol yang tak tergantikan di lini serang Maung Bandung.
Dalam 15 pertandingan pertamanya, Da Silva mampu melesakkan 7 gol yang turut menjaga performa Persib.
Ketajaman David da Silva kemudian terus tampak di Liga 1 2022/2023.
Dalam satu musim tersebut, dia tampil di 33 pertandingan dan menyumbangkan total 24 gol, sebuah catatan yang luar biasa untuk ukuran seorang penyerang tengah.
Performanya yang konsisten juga menjadi satu kunci penting saat Persib bersaing di papan atas klasemen.
Selain di Liga 1, Da Silva juga memberikan kontribusi penting saat Persib tampil di ajang Asia.
Baca Juga: Persija Boyong 4 Pemain Asing dari Negara Elite Sepak Bola, Siapa Saja?
Dalam AFC Champions League Two, Da Silva mampu melesakkan 3 gol dari 4 penampilannya, sehingga menjadi top skor Persib bersama Tyronne del Pino di kancah Asia.
Ketajaman Da Silva mencapai puncaknya di Liga 1 2023/2024. Dalam satu kompetisi tersebut, Da Silva mampu menyumbangkan total 30 gol dan menjadi mesin gol nomor satu bagi Maung Bandung.
Tak hanya menjadi topskor, kontribusinya juga turut mengantarkan Persib menjadi jawara Liga 1, sebuah gelar yang melengkapi perjalanan manisnya bersama Persib.
Memasuki Liga 1 2024/2025, Da Silva memang lebih sering bergelut melawan cedera dan harus beberapa kali menepi. Kendati demikian, perannya di lapangan tak dapat diremehkan.
Dalam proses Persib back-to-back menjadi yang terbaik di Liga 1, Da Silva memberikan kontribusi penting yang tak terlupakan.
Secara keseluruhan, David da Silva tampil sebanyak 103 kali dan melesakkan 69 gol bersama Persib Bandung, sebuah rekor yang menjadikannya sebagai topskor sepanjang era Liga Indonesia, melampaui nama Sutiono Lamso (41 gol) dan Cristian Gonzales (40 gol) yang lebih dahulu menjadi legenda klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026