Di tempat kedua pelatih termahal round 4 ada pelatih Timnas Uni Emirat Arab (UEA), Cosmin Olaroiu.
Meski begitu, tak diketahui secara pasti berapa gaji yang diterima Cosmin di Timnas UEA.
Namun menilik gajinya di level klub, Cosmin mendapatkan gaji senilai 6,5 juta euro atau sekitar Rp122 miliar per tahun.
Bukan tak mungkin gajinya sekarang di Timnas UEA mendekati itu, atau bahkan bisa lebih dari itu.
3. Patrick Kuivert, Indonesia (Rp18 miliar per tahun)
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia berada di peringkat ketiga dengan gaji termahal di round 4.
Menurut informasi yang beredar, gaji Kluivert bersama Timnas Indonesia berada di angka Rp18 miliar per tahun.
Angka itu merujuk pada informasi bahwa kisaran gaji Kluivert berada di angka Rp1,3 - Rp1,5 miliar per bulannya.
4. Herve Renard, Arab Saudi (1,1 juta euro/Rp17,8 miliar per tahun)
Baca Juga: Shin Tae-yong Buka Peluang Jadi Pelatih China: Perlu Ada Tawaran
Herve Renard dipanggil kembali melatih Timnas Arab Saudi usai pemecatan Roberto Mancini.
Kembalinya Herve Renard menukangi The Green Falcons tak disertai informasi perihal gaji yang diterima.
Akan tetapi informasi yang beredar menyebutkan gajinya berada di kisaran Rp17,8 miliar per tahun.
5. Graham Arnold, Irak (75 ribu dolar AS/Rp1,2 miliar per bulan/Rp14,4 miliar per tahun)
Graham Arnold ditunjuk sebagai pengganti Jesus Casas di Timnas Irak usai mundur dari kursi pelatih Timnas Australia.
Menurut kabar, Arnold hanya digaji Rp1,2 miliar per bulan atau sebanyak Rp14,4 miliar per tahunnya.
Angka itu jauh dari gaji Arnold di Australia, ia bisa mendapatkan Rp30 miliar per tahunnya.
6. Rashid Jaber, Oman
Sayang sekali tidak ada informasi yang didapat dari sosok Rashid Jaber, pelatih Timnas Oman.
Khususnya perihal gaji yang didapat, Rashid Jaber ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Oman pada 19 September 2024.
Sebelumnya kiprah Rashid Jaber hanya sebagai pelatih klub dari liga lokal di Oman.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Buka Peluang Jadi Pelatih China: Perlu Ada Tawaran
-
Mengenal Praya, Kampung Halaman Emil Audero di Lombok
-
Pemain Keturunan Rp4,35 M Eligible Bela Timnas Indonesia, Bisa Jadi Pesaing Joey Pelupessy
-
Dicoret Belanda, Pemain Keturunan Surabaya Rp4,3 M Julian Oerip Bela Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Rp 33,7 Miliar Dibidik Klub Raksasa Yunani, Nilai Transfernya Edan!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan