Suara.com - Talenta pemain keturunan Indonesia tidak ada habisnya, satu nama yaitu Finn Dicke yang punya harga Rp4,35 miliar bisa jadi pesaing Joey Pelupessy di lini tengah.
Joey Pelupessy merupakan pemain naturalisasi yang kehadirannya dianggap sebagai pelengkap di lini tengah.
Pemain yang berkarier di Lommel SK tersebut memang tidak mencolok secara skill, tapi kehadirannya di sektor gelandang bisa menjadi jangkar bagi tim.
Akan tetapi, usia Joey Pelupssey sudah tidak lama lagi yaitu 32 tahun.
Maka dari itu, Patrick Kluivert harus menemukan penerusnya jika sewaktu-waktu Joey Pelupessy menurun.
Salah satu nama yang bisa menjadi pesaing bagi gelandang 32 tahun tersebut adalah Finn Dicke yang memiliki keturunan Indonesia.
Finn Dicke mungkin belum dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, namun di balik nama Belandanya, tersimpan kisah menarik mengenai darah Nusantara yang mengalir dalam tubuhnya.
Berdasarkan informasi dari akun sepak bola @futboll.indonesiaa, Finn memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Jakarta.
Secara spesifik, disebutkan bahwa nenek dari pihak ayah Finn Dicke lahir di Jakarta.
Baca Juga: Pemain Keturunan Jawa Dipanggil Timnas Indonesia! Punya Nenek Asal Jawa Timur
Hal itu berarti, meskipun lahir dan besar di Belanda, Finn Dicke tetap memiliki hubungan darah langsung dengan Indonesia.
Fakta ini yang kemudian menjadi dasar kuat bagi PSSI untuk memasukkan namanya dalam proyek naturalisasi pemain keturunan.
Lantas bagaimana performa Finn Dicke yang masih berusia 20 tahun ini.
Sebagai gelandang bertahan, pemain yang lahir di Den Haag tersebut punya postur tinggi menjulang 1,89 meter.
Fisiknya yang tinggi kekar itu menjadi modal bagus untuknya sebagai filter pertahanan di lini tengah.
Nah, di usianya yang masih muda yakni 20 tahun, Finn Dicke juga telah menembus tim utama.
Berita Terkait
-
Dicoret Belanda, Pemain Keturunan Surabaya Rp4,3 M Julian Oerip Bela Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Rp 33,7 Miliar Dibidik Klub Raksasa Yunani, Nilai Transfernya Edan!
-
Diperkuat Pemain Keturunan Indonesia Berbandrol Rp200 M, Belanda Alami Nasib Apes
-
3 Pemain Senior Timnas Indonesia yang Bisa Ikutan Piala AFF U-23 2025
-
Penyerang Rp1,30 Miliar Urus Naturalisasi, Lini Serang Timnas Indonesia Makin Ganas
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis