Suara.com - Rumor Shin Tae-yong menjadi pelatih China rupanya direspon negatif publik Negeri Tirai Bambu.
Bahkan eks pelatih Timnas Indonesia itu dicap buruk oleh publik dan media di China.
Penolakan terhadap Shin Tae-yong tak lepas karena ucapan eks pelatih Timnas Indonesia itu.
Salah satu media China Sohu, seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/6), menuliskan bahwa apakah Shin Tae-yong adalah pelatih yang bisa dipercaya.
"Bisakah Anda percaya dengan Shin Tae-yong? Dia menghina kita dengan menyebut sepak bola kita buruk," ulas media China itu.
Menurut media China itu, ucapan Shin Tae-yong pasca Timnas Indonesia yang ia latih kalah dari China pada Oktober tahun lalu tidak termaafkan.
"Ia memunculkan kontroversi dengan mengkritik gaya sepak bola China di depan umum," sebut media China itu.
"Selain itu, meskipun ia sebenarnya sudah diincar jadi pelatih China sejak 2019 namun ia memilih Timnas Indonesia, tapi ia punya hubungan tak hormanis dengan China,"
Sementara itu menurut media Korsel, Xportsnews, publik dan media China memang sangat sensitif jika mendapat kritik dari pihak lain di depan umum.
Baca Juga: Dirumorkan Jadi Pelatih China, Shin Tae-yong Puji Setinggi Langit Malaysia
"Opini publik China sangat sensitif saat ini. Hal itu juga karena usaha mereka untuk lolos ke Piala Dunia kembali gagal," ungkap media Korsel itu.
Shin Tae-yong Puji Setinggi Langit Malaysia
Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membantah bahwa ia akan jadi pelatih tim nasional China menggantikan posisi Branko Ivankovic.
Shin Tae-yong mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada tawaran resmi ataupun tidak resmi kepadanya dari pihak federasi sepak bola China.
"Tidak ada tawaran, baik resmi maupun tidak resmi. Saya rasa tidak perlu ada keributan jika tidak ada tawaran," ucap Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga ogah mengomentari tanggapan kritis dari publik dan pundit China bahwa tidak boleh tim nasional mereka dilatih oleh pelatih asal Korea.
Berita Terkait
-
Dirumorkan Jadi Pelatih China, Shin Tae-yong Puji Setinggi Langit Malaysia
-
Panggil Jens Raven, Gerald Vanenburg Ingin Maksimalkan Potensi Sang Pemain?
-
Segera Gabung Borussia Monchengladbach Kevin Diks Langsung Bikin Sejarah di Jerman
-
Pemain Timnas Indonesia Senior Keturunan Makassar Rp 5,6 Miliar Menghilang
-
5 Pemain Persib Dipanggil Timnas U-23, Bukti Regenerasi Klub Berjalan Baik?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur