Suara.com - Jay Idzes mengalami kenaikan harga pasar menjadi 7,5 juta euro atau sekitar Rp130 miliar di laman Transfermarkt. Namun, nilai sang pemain dinilai tidak sesuai dengan kenyataan. Kenapa?
Nama Jay Idzes kembali jadi sorotan jelang bursa transfer musim panas 2025.
Setelah tampil konsisten bersama Venezia di Serie A, bek Timnas Indonesia itu kini diperebutkan tiga klub Italia, yakni Udinese, Bologna, dan Fiorentina.
Dikutip dari Messaggero Veneto, Udinese telah memasukkan Idzes dalam daftar prioritas untuk menggantikan Jaka Bijol.
Bek asal Slovenia tersebut baru saja hengkang ke Leeds United dengan banderol 22 juta euro.
Jay Idzes dianggap sebagai pengganti ideal berkat penampilannya yang solid sepanjang musim 2024/2025.
Bersama Venezia, ia bermain dalam 35 pertandingan dengan statistik mencolok, seperti 87,1 persen akurasi umpan, 29 tekel sukses, dan memenangkan 115 duel.
Menariknya, harga pasar Idzes versi Transfermarkt saat ini berada di angka 7,5 juta euro.
Namun, Udinese disebut ingin memboyong sang kapten Timnas Indonesia dengan nilai sekitar enam juta euro—lebih rendah dari estimasi nilai pasarnya.
Baca Juga: Belum Selesai! Jay Idzes Kembali Cetak Rekor Gila di Liga Top Eropa
“Untuk pengganti Bijol, manajemen Udinese sudah punya ide yang cukup jelas, yakni mengincar Jay Idzes,” tulis Messaggero Veneto dalam laporannya.
Meski demikian, persaingan untuk merekrut bek kelahiran Mierlo, Belanda itu tidak akan mudah.
Bologna dan Fiorentina juga disebut-sebut serius ingin mendatangkannya untuk memperkuat lini belakang masing-masing.
“Persaingan untuk mendapatkan Idzes akan ketat karena Bologna dan Fiorentina juga tertarik,” ujar jurnalis kawakan Gianluca Di Marzio kepada Sky Sport Italia.
Bek keturunan Semarang ini diyakini akan memilih klub yang bisa memberinya proyek jangka panjang serta jaminan tampil reguler di kompetisi tertinggi Italia.
Hal ini menjadi krusial mengingat ambisinya untuk terus berkembang dan menjaga posisi di Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Pamerkan Jersey Timnas Indonesia No.9, tapi Bukan Rafael Struick
-
Pemain Naturalisasi Era Iwan Bule Pamit usai Jarang Main: Terima Kasih Bos
-
Sedetik Gabung Udinese, Jay Idzes Bisa Pecahkan Rekor 7 Tahun!
-
Naik 8 Kali Lipat, Harga Pasar Pemain Keturunan Sebelum dan Setelah Debut di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan