Suara.com - Menilik harga pasar para pemain keturunan sebelum dan sesudah menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Mengalami lonjakan atau penurunan?
Timnas Indonesia saat ini dihuni oleh banyak pemain keturunan. Tak tanggung-tanggung, ada 15 pemain keturunan di skuad Garuda pada Juni ini.
Para pemain keturunan di Tim Merah Putih ini mayoritas adalah para pemain yang tak memiliki pamor mentereng di negaranya.
Karena mayoritas tak punya pamor mentereng, nilai pasar para pemain keturunan ini pun tak cukup tinggi bila dibandingkan rekan setimnya di klub Eropa.
Namun fenomena unik tercipta setelah para pemain keturunan itu resmi menjadi WNI dan dan membela Timnas Indonesia.
Karena pamornya meningkat, terutama di media sosial, nilai pasar pemain keturunan ini mayoritas mengalami lonjakan yang cukup drastis.
Namun dalam perjalanannya, nilai pasar para pemain keturunan itu tak terus menerus naik. Kadang ada pula yang mengalami penurunan karena faktor performa sejak bergabung Timnas Indonesia.
Lantas seperti apa perbedaan harga pasar para pemain keturunan sebelum dan sesudah debut bersama Timnas Indonesia? Berikut rangkumannya.
1. Jay Idzes
Baca Juga: Arungi Ronde Keempat, Timnas Indonesia Tak Cukup Hanya Andalkan Tingginya Harga Skuat!
Sebelum bergabung Timnas Indonesia pada Desember 2023, Jay Idzes hanya memiliki nilai pasar sebesar Rp15,64 miliar saja.
Namun kini nilai pasar Idzes melonjak menjadi Rp130,36 miliar usai tampil bersama Indonesia. Nilai pasar ini juga melonjak karena performa konsistennya di level klub.
2. Kevin Diks
Kevin Diks sudah dikenal di Eropa sebagai salah satu penampil konsisten bagi FC Copenhagen. Karenanya, nilai pasarnya tak mengalami perubahan drastis usai bergabung Timnas Indonesia.
Sebelum debut bersama Indonesia, Diks memiliki nilai pasar sekitar Rp69,53 miliar. Kini, nilai pasarnya berada di angka Rp86,91 miliar.
3. Maarten Paes
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?
-
Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?
-
Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik