Suara.com - Turnamen pramusim paling bergengsi di Tanah Air, Piala Presiden 2025, segera digelar pada 6 hingga 13 Juli mendatang.
Salah satu kontestan yang menarik perhatian publik adalah Liga Indonesia All Stars, sebuah tim istimewa yang dibentuk dari kumpulan pemain-pemain terbaik Liga 1 yang dipilih melalui mekanisme unik, jejak pendapat publik di kolom komentar media sosial, tepatnya Instagram.
Meski proses seleksinya sempat memicu polemik karena tak biasa dan dinilai kurang objektif, hasilnya tetap menyajikan banyak kejutan menarik.
Salah satu fakta yang mencuat dari 55 nama awal yang terpilih adalah dominasi pemain-pemain yang pernah menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong selama masa jabatannya di berbagai level Timnas Indonesia.
Dari total daftar tersebut, setidaknya 20 pemain memiliki pengalaman bersama Shin Tae-yong. Mereka tersebar dari posisi penjaga gawang, bek, gelandang hingga penyerang.
Jumlah ini menunjukkan betapa luas dan beragamnya pengaruh Shin dalam pengembangan talenta sepak bola nasional sejak pertama kali ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada akhir 2019 lalu.
Pembentukan Liga Indonesia All Stars ini sendiri bukan tanpa maksud.
Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap pemain-pemain yang menonjol di Liga 1, skuad ini juga diharapkan memberi warna berbeda dalam persaingan Piala Presiden tahun ini.
Nantinya, dari 55 nama yang diumumkan, hanya 30 pemain yang akan diseleksi lebih lanjut untuk mengisi skuad final yang akan berlaga di turnamen.
Baca Juga: Ambisi Pemain Flores Marselinus Ama Bisa Main Reguler di Spanyol
Klub Penyumbang Terbanyak
Menariknya, sebagian besar pemain yang terpilih bukan berasal dari klub-klub papan atas musim lalu.
Persija Jakarta dan Bhayangkara FC (runner-up Liga 2) menjadi dua tim penyumbang pemain terbanyak dalam daftar awal tersebut. Posisi ketiga disusul oleh Persis Solo, yang juga menyumbangkan beberapa nama muda potensial dan berbakat.
Piala Presiden 2025 akan dimulai dengan laga pembuka yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan dilanjutkan dengan pertandingan lainnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Kehadiran para eks pemain Timnas asuhan Shin Tae-yong tentunya memberikan magnet tersendiri bagi para penonton dan pencinta sepak bola Indonesia.
Pemilihan Sempat Tuai Polemik
Berita Terkait
-
Ambisi Pemain Flores Marselinus Ama Bisa Main Reguler di Spanyol
-
Performa Gemilang, Jurnalis Italia Sarankan Klub Ini Rekrut Jay Idzes
-
Pemain Liga Spanyol Buka Suara usai Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia U-23
-
Makin Banyak Pemain Keturunan 'Nganggur', Bukti Naturalisasi Tak Sustainable untuk Timnas Indonesia?
-
Siapa Althaf Indie Alrizky? Penyerang Bentukan STY Mau Buktikan Kualitas ke Gerald Vanenburg
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen