Suara.com - Inter Milan menunjukkan mental juara saat menumbangkan Urawa Reds dalam laga lanjutan Grup E Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung di Lumen Field, Washington, pada Minggu dini hari WIB. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat ini, Inter sukses membalikkan keadaan usai tertinggal lebih dulu melalui gol Ryoma Watanabe.
Tim asal Jepang, Urawa Reds, tampil mengejutkan sejak awal. Meski lebih banyak menunggu di area sendiri, strategi defensif mereka cukup efektif menahan gempuran Nerazzurri. Bahkan, mereka sempat memimpin di babak pertama lewat skema serangan balik cepat.
Gol pembuka dicetak pada menit ke-11. Takuro Kaneko melepaskan umpan tarik akurat dari sisi kanan yang disambut oleh Ryoma Watanabe.
Tembakan mendatar dari Watanabe berhasil mengecoh kiper Inter, Yann Sommer, dan membawa Urawa unggul 1-0.
Inter Milan yang tampil dominan dalam penguasaan bola justru kesulitan menciptakan peluang matang. Meski berkali-kali menciptakan tekanan, mereka kerap terbentur pada barisan pertahanan solid Urawa.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, Inter belum mampu menyamakan kedudukan.
Pelatih Inter, Christian Chivu, tidak tinggal diam. Di awal babak kedua, ia melakukan rotasi taktis dengan memasukkan Henrikh Mkhitaryan dan Francesco Pio Esposito untuk menambah daya gedor tim.
Meski begitu, dominasi serangan masih belum cukup untuk membongkar pertahanan ketat lawan.
Namun, momentum berubah di menit ke-78. Lewat skema bola mati, Nicolo Barella mengirimkan umpan sepak pojok yang disambut Lautaro Martinez.
Baca Juga: Berakhir Anti-klimaks, Lika-Liku Isu Jay Idzes Dibeli Inter Milan, Fiorentina Hingga Udinese
Tendangan penyerang Argentina itu berhasil menggetarkan jala Urawa dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyama, Inter tampil lebih percaya diri dan gencar mengejar kemenangan. Sebaliknya, Urawa yang sebelumnya bermain tertutup mulai membuka ruang karena kelelahan dan tekanan.
Puncak drama terjadi di menit ke-92. Valentino Carboni yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pahlawan lewat sontekannya yang akurat. Gol telat itu memastikan kemenangan 2-1 untuk Inter Milan, sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen Grup E dengan koleksi empat poin.
Sementara itu, Urawa Reds kini berada di dasar klasemen grup dengan nol poin dari dua pertandingan. Kekalahan ini menyulitkan langkah mereka untuk melaju ke babak selanjutnya, mengingat hanya tim terbaik dari masing-masing grup yang berhak lolos.
Konteks Kompetisi: Piala Dunia Antarklub 2025
Turnamen ini merupakan edisi reformasi dari FIFA Club World Cup yang kini menggunakan format grup seperti Piala Dunia antarnegara.
Setiap tim perwakilan benua berjuang di fase grup terlebih dahulu sebelum masuk ke babak gugur. Inter Milan hadir sebagai wakil UEFA setelah performa impresif mereka di Liga Champions sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500
-
Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu
-
Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului