Suara.com - Pelatih Nathan Tjoe-A-On di Swansea City, Luke Williams, kini menjadi pekerja bandara usai dipecat dari jabatannya dari klub asal Wales tersebut.
Sebagaimana diketahui, Nathan Tjoe-A-On belum lama ini telah mengakhiri petualangannya bersama Swansea City.
Bek berusia 23 tahun itu memutuskan berpisah dengan tim berjuluk The Swans tersebut usai kedua pihak sepakat menyudahi kontrak.
Sejatinya, bek Timnas Indonesia itumasih memiliki satu tahun kontrak tersisa bersama klub kasta kedua Liga Inggris atau Championship tersebut.
Namun minimnya menit bermain yang didapatkannya bersama Swansea membuat Nathan memutuskan mengakhiri kontraknya lebih cepat.
Sejak bergabung Swansea pada musim panas 2023, Nathan tercatat baru tampil sebanyak tiga kali bersama tim utama di segala ajang.
Bahkan dalam tiga penampilan tersebut, dirinya hanya tampil selama 127 menit alias rata-rata 42,3 menit per pertandingan
Minimnya menit bermain yang didapatkan eks bek Excelsior itu tak lepas dari keputusan para pelatih Swansea yang pernah menukanginya.
Tercatat ada dua pelatih yang menukangi The Swans selama Nathan berada di klub tersebut, yakni Michael Duff dan Luke Williams.
Baca Juga: Terpopuler Sepak Bola: Thom Haye ke Persija Jakarta, Bek Rp 6,6 Miliar Dicap Pemain Gagal
Nama terakhir menjadi sorotan karena tak memberi Nathan banyak kesempatan dan menurunkannya ke tim Swansea U-21.
Nyatanya, Luke Williams lebih dulu didepak oleh Swansea ketimbang Nathan dan kini bekerja di sebuah bandara di wilayah Bristol.
Dari Pelatih Menjadi Petugas Bandara
Luke Williams dilengserkan dari jabatannya sebagai pelatih Swansea City pada Februari lalu seiring rentetan hasil buruk di 10 laga terakhir timnya sejak awal tahun 2025.
Dari 10 pertandingan itu, pelatih berusia 44 tahun ini membawa Swansea sekali menang dan sekali imbang, serta menelan kekalahan delapan kali.
Usai dipecat, Williams justru kedapatan mengenakan seragam dan bekerja di bandara Bristol. Terlihat dari foto yang beredar, dirinya tampak menggunakan rompi ala petugas bandara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli