Suara.com - Masa depan Nathan Tjoe-A-On jadi perbincangan usai sepakat mengakhiri kontraknya dengan Swansea City.
Sempat ada angin segar karena nama Nathan Tjoe-A-On masuk skuad yang dipertahankan oleh Swansea City untuk musim depan, kabar itu berubah jadi kabar buruk dengan cepat.
Kontrak Nathan masih ada sampai Juni 2026 usai direkrut dari Excelsior pada 2023 silam.
Namun, belum lama ini Swansea mengumumkan perpisahan mereka dengan Nathan.
Swansea City dan Nathan telah sepakat untuk mengakhiri kontrak di antara mereka. Hingga saat ini belum ada kabar ke mana Nathan akan pergi.
Beberapa rumor bermunculan, khususnya dari klub-klub Liga 1 yang dikabarkan tertarik memboyong pemain berusia 23 tahun itu.
Bhayangkara FC menjadi salah satu tim terdepan yang diisukan tertarik mendapatkan jasa Nathan.
COO Bhayangkara FC Sumardji mengaku pihaknya siap menampung pemain-pemain Timnas Indonesia yang kurang mendapat menit tampil bersama timnya seperti Nathan Tjoe-A-On.
Meski begitu, Sumardji menegaskan bahwa semua keputusan kembali kepada para pemain.
Baca Juga: 3 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak Daftar Sementara Liga Indonesia All Stars, Ada Tim Promosi
"Semua tergantung ya. Opsi itu tergantung dan kalau memang itu memungkinkan dan mereka mau bergabung dengan Bhayangkara lho kami senang. Kami senang," kata Sumardji saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Belakangan juga muncul Persebaya Surabaya yang dikabarkan bisa menjadi pelabuhan baru Nathan Tjoe-A-On di Liga 1.
Akan tetapi, melihat Nathan bermain di Liga 1 cukup sulit untuk dianggap bisa terwujud lantaran ambisinya yang juga masih ingin mentas di luar negeri.
Jika memang tidak memilih untuk bermain di Liga 1, Nathan Tjoe-A-On masih punya kesempatan untuk bermain di luar negeri, khususnya Eropa.
Fakta menarik, Nathan sebelumnya sempat menjadi incaran FC Emmen, klub asal Belanda yang pernah diperkuat oleh Ole Romeny.
Rumor itu mencuat saat Nathan baru saja mengakhiri masa peminjaman di SC Heerenveen pada musim 2023/24. Sayangnya, kepindahan itu tidak pernah terjadi.
Nathan pada akhirnya memutuskan kembali ke Swansea City. Hanya saja, keputusan itu nyatanya tidak menghadirkan skenario positif.
Ia cuma bermain satu kali di Championship dengan catatan dua menit saja.
Selain itu, Nathan cuma bermain dua kali di Piala Liga Inggris dengan durasi 125 menit. Itu artinya, Nathan cuma bermain 127 menit buat Swansea di musim 2024/25.
Media lokal Wales, Wales Online, bahkan menyebut Nathan sebagai bagian dari kegagalan rekrutmen Swansea City musim panas 2023.
Klub asal Wales itu mengeluarkan 350 ribu poundsterling untuk memboyongnya dari Excelsior, namun sang pemain gagal menunjukkan performa yang layak.
Nathan kesulitan menembus tim utama di bawah pelatih Michael Duff dan Luke Williams.
Nasib serupa terjadi saat ia dipinjamkan ke SC Heerenveen, klub kasta tertinggi Eredivisie, yang hanya memberinya 15 menit bermain dari total empat laga.
Wales Online secara blak-blakan menulis, "Kepergian (Nathan) Tjoe-A-On merupakan langkah terbaru dari apa yang secara luas dilihat sebagai upaya perekrutan yang gagal pada musim panas 2023 di bawah direktur olahraga sebelumnya Paul Watson."
Dari total 13 pemain yang didatangkan Swansea musim panas 2023, hanya lima pemain yang bertahan.
Nathan termasuk dalam kelompok yang hengkang bersama nama lain seperti Kristian Pedersen dan Mykola Kuharevich.
Kondisi makin rumit saat Swansea merekrut bek baru, Cameron Burgess dari Ipswich Town, yang secara langsung mengancam posisi Nathan di skuad.
Situasi ini menjadi pemicu utama Nathan dan klub memutuskan mengakhiri kontrak lebih awal.
Nathan Tjoe-A-On menambah daftar pemain keturunan Timnas Indonesia yang berstatus free agent atau tanpa klub saat ini.
Selain Nathan, ada Thom Haye, Justin Hubner, Shayne Pattynama, dan Rafael Struick.
Adapun Nathan Tjoe-A-On mulai terpinggirkan dari skuad Garuda yang dipimpin Patrick Kluivert.
Memang ia sebelumnya tampil 90 menit ketika timnas Indonesia menahan imbang Australia 0-0.
Nathan Tjoe-A-On juga bermain sebagai starter lawan The Socceroos di pertemuan kedua.
Akan tetapi, ia main selama 79 menit dan tak bisa membantu skuad Garuda yang kalah telak 1-5 dari Australia.
Setelah kekalahan telak itu, Nathan Tjoe-A-On tak pernah dimainkan lagi oleh Patrick Kluivert.
Kini, dengan status bebas transfer, opsi kembali ke Belanda menjadi paling realistis bagi Nathan.
Pengalaman di Eredivisie dan koneksi lamanya dengan klub-klub Belanda bisa jadi kunci untuk menyelamatkan kariernya yang tengah meredup.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Persija Terusir dari GBK, Ini Alasan dan Opsi Stadion Pengganti
-
4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dikabarkan Tolak Pinangan Klub Super League
-
Prediksi Ratchaburi vs Persib Bandung di AFC Champions League Two, Rabu 11 Februari 2026
-
Kaki Kurzawa Sudah Gatal Libas Ratchaburi
-
Persib Bertandang ke Thailand, Bojan Hodak Sebut Ratchaburi Lawan Tangguh
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri
-
NGERI! Fisik Pemain Cape Verde, Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026
-
Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich
-
Bobotoh Bersuara: Away Day ke Thailand, Fans Harap Persib Bawa Pulang Kemenangan
-
Jelang Duel ACL 2: Pelatih Ratchaburi Waspadai Persib, Bojan Hodak Balas dengan Kabar Baik