Justin Hubner: Dipinjamkan ke Jepang, Hanya Jadi Pengisi Skuad
Nasib serupa juga dialami Justin Hubner. Bek muda yang merupakan bagian dari Timnas Indonesia ini menjalani masa peminjaman dari Wolverhampton Wanderers (Wolves) ke klub Jepang, Cerezo Osaka, pada bulan Maret 2024.
Keputusan ini awalnya dinilai strategis untuk memperkaya jam terbang Hubner dan mempercepat proses adaptasinya ke sepak bola Asia.
Namun hasilnya sangat mengecewakan. Dalam masa peminjamannya tersebut, Hubner hanya diturunkan sebanyak delapan kali oleh pelatih Cerezo Osaka.
Dari delapan pertandingan itu, enam di antaranya terjadi di ajang J-League dengan total menit bermain hanya 83 menit, angka yang sangat kecil jika dirata-ratakan per laga.
Sisanya, ia tampil dua kali di ajang J.League Cup dengan menit bermain yang sedikit lebih baik, yaitu 107 menit.
Minimnya waktu bermain ini tidak hanya merugikan pemain, tetapi juga mengecewakan pihak Wolves selaku klub induk.
Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Wolves menyatakan kekecewaan mereka secara terbuka karena Cerezo Osaka dianggap tidak memenuhi kesepakatan awal soal menit bermain bagi Hubner.
Hal ini membuat masa pinjaman tersebut gagal mencapai tujuan pengembangan yang diharapkan.
Baca Juga: Selamat Tinggal Striker Timnas Indonesia dari Liga Jepang, Zahra Muzdalifah Selesai di Cerezo Osaka
Liga Jepang dan Tantangan untuk Pemain Indonesia
Kisah Sandy Walsh dan Justin Hubner menambah daftar panjang pemain Indonesia yang belum bisa berbicara banyak di Liga Jepang.
Meski ada banyak faktor teknis dan taktis yang memengaruhi keputusan pelatih untuk memainkan seorang pemain, tetap saja muncul kesan bahwa para pemain Indonesia belum mendapat perlakuan yang setara, apalagi kesempatan untuk benar-benar bersinar.
Perbedaan gaya bermain, bahasa, hingga kultur sepak bola yang sangat disiplin di Jepang menjadi tantangan tersendiri bagi pemain dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Namun, jika tidak ada komitmen yang jelas dari klub untuk benar-benar membina dan memberi kesempatan bermain, maka minat pemain Indonesia ke J-League kemungkinan besar akan terus menurun.
Ke depan, baik pemain maupun federasi harus lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih klub luar negeri sebagai tempat pengembangan karier.
Bermain di luar negeri tentu menjadi kebanggaan, tapi jika hanya duduk di bangku cadangan tanpa perkembangan signifikan, maka hal itu justru bisa menghambat potensi dan karier jangka panjang mereka.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Striker Timnas Indonesia dari Liga Jepang, Zahra Muzdalifah Selesai di Cerezo Osaka
-
Adu Bintang Iklan Pemain Timnas Indonesia, Siapa Paling Mewah?
-
Ucapkan Selamat Tinggal ke Justin Hubner
-
Thom Haye dan Justin Hubner 'Ganti' Cabor, Status Keduanya Masih Tanpa Klub
-
Pemain Timnas Indonesia Senior Keturunan Makassar Rp 5,6 Miliar Menghilang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana