Suara.com - Proses naturalisasi pemain muda keturunan Belanda-Indonesia, Mauro Zijlstra, kini sudah berada di jalur yang tepat untuk segera rampung. Penyerang milik FC Volendam itu tengah dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia, khususnya di ajang Piala AFF U-23 2025 yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Juli mendatang.
Mauro Zijlstra memang masuk dalam rencana jangka panjang PSSI guna memperkuat lini depan Timnas Indonesia. Dengan kemampuannya sebagai striker murni, pemain berusia 20 tahun ini diharapkan mampu memberikan opsi tambahan di sektor penyerangan.
Persaingan di lini depan Timnas kini semakin ketat, terutama dengan kehadiran nama-nama potensial seperti Ole Romeny yang juga sedang dalam proses adaptasi.
Berpotensi Tampil Ganda di Dua Level Timnas
Meskipun diproyeksikan untuk Timnas senior, usia Zijlstra yang masih tergolong muda membuatnya sangat layak membela skuad U-23. Situasi ini membuka peluang ganda bagi sang pemain untuk memperkuat dua level timnas sekaligus, asalkan proses naturalisasi rampung sebelum tanggal akhir pendaftaran skuad untuk Piala AFF U-23 2025.
PSSI belum mengumumkan secara resmi apakah Mauro Zijlstra akan diturunkan di skuad U-23 atau disiapkan untuk tim utama. Namun, dengan padatnya agenda kompetisi dan kebutuhan akan rotasi pemain, fleksibilitas Zijlstra bisa sangat berguna bagi pelatih Timnas di kedua level tersebut.
Jadwal Padat Timnas Indonesia Sepanjang 2025
Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan akan berlaga di Piala AFF U-23 yang digelar di Indonesia pada 15 hingga 29 Juli 2025. Dalam turnamen ini, skuad Garuda Muda tergabung di Grup A bersama tiga tim kuat dari Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Setelah ajang tersebut, tantangan semakin berat dengan hadirnya Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan berlangsung dari 1 hingga 9 September 2025. Di fase ini, Indonesia masuk Grup J dan harus menghadapi raksasa Asia, Korea Selatan, serta dua negara lain yakni Laos dan Macau.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Ronde 4 dengan Mauro Zijlstra, Duet dengan Ole Romeny
Sementara itu, Timnas senior juga bersiap menjalani laga-laga penting di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Digelar pada Oktober 2025, fase ini menerapkan sistem round-robin dengan enam tim bersaing memperebutkan dua tiket langsung ke Piala Dunia. Timnas Indonesia akan menghadapi lima lawan tangguh dari kawasan Timur Tengah, yaitu Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, dan Oman.
Proses Naturalisasi dan Proyeksi Strategis PSSI
Langkah PSSI dalam mempercepat proses naturalisasi pemain diaspora seperti Mauro Zijlstra tidak lepas dari kebutuhan mendesak terhadap kualitas di lini depan. Dalam beberapa turnamen terakhir, lini serang menjadi titik lemah yang ingin dibenahi secepatnya oleh pelatih dan federasi.
Zijlstra yang memiliki pengalaman bermain di Eropa diyakini mampu menambah dimensi permainan Timnas. Permainannya yang agresif, memiliki kecepatan, serta visi mencetak gol yang tinggi menjadi pertimbangan kuat mengapa namanya masuk dalam radar tim pelatih.
Tak hanya dari sisi teknis, kehadiran pemain diaspora juga dinilai berdampak positif terhadap daya saing internal dalam skuad Garuda. Kompetisi sehat antara pemain lokal dan diaspora dipercaya akan mendorong performa keseluruhan tim menjadi lebih baik dan profesional.
Mengapa Naturalisasi Jadi Strategi Utama Timnas Saat Ini
Fenomena naturalisasi di tubuh Timnas Indonesia bukanlah hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, strategi ini dijadikan salah satu solusi cepat untuk mendongkrak kualitas permainan tim, apalagi dalam menghadapi lawan-lawan kuat di level Asia.
Namun, PSSI juga tetap memprioritaskan pembinaan usia muda lewat kompetisi Elite Pro Academy, Liga 1 U-20, hingga Garuda Select. Kombinasi antara pemain naturalisasi dan talenta lokal menjadi fondasi penting menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk impian tampil di Piala Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan
-
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru