Suara.com - Frank van Kempen resmi ditunjuk PSSI menjadi pelatih Timnas Indonesia U-20. Ketum PSSI Erick Thohir mengaku cukup percaya dengan kemampuan van Kempen.
Dengan latar belakang sebagai direktur teknik akademi klub-klub Eredivisie Belanda dan pengalaman melatih kelompok usia di level elite, Kempen dinilai memiliki kapasitas yang dicari oleh PSSI.
"Kami butuh juru latih yang bukan hanya mumpuni secara taktik, tetapi juga memahami pentingnya transisi pemain dari kelompok usia U20 ke U23 dan senior. Frank van Kempen memiliki track record dalam hal ini," kata Erick seperti dikutip dari Antara.
Di tangan Van Kempen, Garuda Muda akan diarahkan untuk berprestasi dalam AFF U-19 dan Kualifikasi AFC U-20, serta menjadi wadah penyaringan talenta unggul yang siap mengisi kebutuhan timnas level atas secara bertahap dan sistematis.
Langkah ini, kata Erick, menegaskan fokus PSSI dalam memperkuat fondasi pembinaan usia muda demi kemajuan sepak bola nasional yang berkelanjutan.
Sebelumnya, salah satu media Belanda, Limburger seperti dikutip Suara.com melaporkan eks PSV Eindhoven menjadi pelatih Timnas Indonesia U-20.
"Frank van Kempen dari Sevenum akan menjadi pelatih timnas Indonesia U-20," tulis media Belanda tersebut pada laporan tertanggal 27 Juni 2025.
Menurut media asing tersebut, awalnya Frank van Kempen sempat dirumorkan akan menjadi asisten pelatih untuk Gerald Vanenburg di Timnas Indonesia U-23.
"Dia akan tetap memegang posisi itu, tetapi sekarang juga dia akan bertanggung jawab atas timnya sendiri," ulas Limburger.
Baca Juga: Here We Go! Besok Frank van Kempen Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Masih dari sumber yang sama, Frank Kempem dalam waktu dekat akan segera bergabung dengan staf kepelatihan dari Belanda di Timnas Indonesia.
"Frank Kempen akan segera bergabung dengan tim Belanda yang telah menetap di Indonesia sejak Februari lalu, dengan Jordi Cruijff sebagai penasihat teknis baru, Patrick Kluivert sebagai pelatih nasional dan Danny Landzaat, Alex Pastoor dan Vanenburg sebagai asistennya,"
Rumor soal van Kempen jadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 berhembus cukup kencang pada akhir Februari 2025.
Salah satu media Belanda, soccernews.nl menyebutkan bahwa van Kempen akan datang ke Indonesia pada Rabu 12 Maret 2025.
"Van Kempen akan terbang ke Indonesia untuk pertama kalinya pada 12 Maret dan akan langsung dimasukkan dalam seleksi pertama untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Bahrian dan Australia," ulas media Belanda itu seperti dilansir Suara.com
Masih dari sumber yang sama, van Kempen dikabarkan mau jadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 karena dorongan dari Gerald Vanenburg. Keduanya akan bahu membahu di Timnas Indonesia U-23.
"Bersama tim muda Indonesia, kualifikasi Olimpiade 2028 di Los Angeles menjadi target besar keduanya,"
Van Kempen memiliki rekam jejak mentereng, pernah menjadi asisten di VVV-Venlo (2022-2024), Helmond Sport (2019-2022), NAC Breda U-21 (2018-2019), dan Sparta U-21 (2017-2018).
Ia juga melatih Belanda U-20 (2014-2016) bersama Remy Reijnierse, menangani pemain seperti Denzel Dumfries dan Thom Haye.
Menariknya setelah itu, pria 53 tahun tersebut menjadi video analis untuk PSV Eindhoven mulai dalam satu musim dari 2011 sampai 2012.
Setahun berada di PSV, Van Kempen lantas berkarier lagi sebagai pelatih kepala VVV Venlo II. Ia juga menjadi asisten di tim senior hingga tahun 2014.
Berita Terkait
-
Mengenal Klub Sassuolo yang Ajukan Tawaran Resmi Rekrut Jay Idzes
-
Laris Manis! Jay Idzes Digoda Klub dengan Kekayaan Rp4,13 Triliun
-
Isyarat Pelatih: Marselino Ferdinan Harus Dapat Menit Bermain Walau Bukan di Oxford United
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Gabung ke Persija Jakarta
-
Ole Romeny Cs Transfer Ilmu di Jakarta, Kasih Pesan Penting ke Talenta Muda
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan