Suara.com - Rizky Ridho bisa mendapatkan dampak positif usai Jordi Amat resmi bergabung dengan Persija Jakarta.
Teka-teki soal masa depan Jordi Amat akhirnya terjawab usai pemain 33 tahun tersebut resmi diperkenalkan sebagai rekrutan baru Macan Kemayoran pada Sabtu (5/7/2025).
Jordi pindah ke Persija usai tidak memperpanjang kontraknya bersama Johor Darul Takzim (JDT). Di Persija, Jordi dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjang satu tahun.
Kehadiran Jordi di Persija menjadi kabar baik karena pengalamannya bermain di Eropa bisa memberi dampak positif.
Tidak hanya untuk klub secara kolektif, dampak kedatangan Jordi Amat juga bisa memberi hal positif buat Rizky Ridho.
Keduanya tidak asing lagi bermain bersama, Ridho beberapa kali berpasangan dengan Amat mengawal lini belakang Timnas Indonesia.
Lantas, apa saja dampak positif buat Rizky Ridho bergabung dengan Persija?
1. Mentor Taktikal & Kepemimpinan di Lapangan
Jordi Amat dikenal sebagai bek tengah berpengalaman yang sudah pernah bermain di La Liga, Premier League, Liga Belgia, dan Malaysia bersama JDT
Baca Juga: Minim Menit Bermain di Jepang, Sandy Walsh Beri Penjelasan
Dengan usianya menjelang 33 tahun dan jam terbangnya yang tinggi, kehadirannya di lini belakang otomatis meningkatkan standar profesional di atas lapangan untuk bek-bek muda seperti Rizky Ridho.
Bagi Ridho, ini berarti belajar langsung tentang pengaturan lini, pembacaan situasi, serta pengambilan keputusan saat Persija digempur lawan.
Dengan sosok Amat sebagai rekan setim dan tandem di jantung pertahanan, Ridho punya kesempatan memperbaiki aspek teknik dan mental dalam situasi pertandingan sesungguhnya.
2. Kesempatan Menjadi Pemain yang Lebih Komplet
Dengan Jordi Amat di skuad, Ridho berpeluang didorong untuk lebih berkembang sebagai bek serbabisa. Amat dikenal sebagai pemain yang tidak hanya kuat bertahan, tapi juga piawai dalam memulai serangan dari belakang (ball-playing defender).
Jika Ridho bisa menyerap karakteristik ini, dia bukan hanya akan jadi bek tangguh, tapi juga bek modern yang bisa diandalkan saat membangun serangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan