Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mempersilahkan jika memang Piala Indonesia ingin dijalankan lagi. Tetapi, ia mengingatkan karena tidak mudah mengatur kalender pertandingannya.
Piala Indonesia kali terakhir bergulir pada musim 2018-2019. Saat itu, turnamen yang mempertemukan antara strata kompetisi dimenangi oleh PSM Makassar.
Ajang tersebut bergulir setelah vakum cukup lama tepat pada musim 2012. Kini, ajang tersebut kembali mati belum jelas kapan kembali bakal digelar.
"Jadi Piala Indonesia silakan kalau masuk kalendernya. Nah tapi yang tadi, saya tidak takut dihujat, karena saya percaya proses," kata Erick Thohir saat konferensi pers di Jakarta, Senin (7/7/2025).
"Ini pola pikir yang sama-sama kita dudukkan. Tidak ada salah dan benar, saya mendukung Piala Indonesia, cuma kalendernya kapan?" terang mantan presiden Inter Milan itu.
Erick melanjutkan jadwal harus disusun sebaik mungkin mengingat padatnya Liga 1. Itu belum ditambah dengan tim-tim yang berkompetisi di antarkejuaraan Asia atau ASEAN.
Selain itu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus menyusun jadwal, menyesuaikan dengan agenda Timnas Indonesia, jangan sampai bentrok.
"Coba di Asia Tenggara yang 18 klub siapa ya di liganya? Kayaknya nggak ada deh. Ya Singapura enam. Thailand berapa? (16)," sambung Erick Thohir.
"Yang kedua, geografis kita itu dari ujung ke ujung 8 jam naik pesawat terbang, bukan naik mobil 8 jam. Dari ujung ke ujung 8 jam."
Baca Juga: Timnas Putri Dapat Fasilitas Mewah, Siapa Sih Ketum PSSI-nya Inggris?
"Kita negara kepulauan, artinya, sudah klubnya banyak, geografisnya juga jauh," jelasnya.
Erick mengatakan akan sangat merepotkan bagi klub jika ada Piala Indonesia. Selain pusing dengan jadwal, tentu pengeluaran juga bisa membengkak.
"Ada tiga tingkat (kejuaraan ) nggak tanggung-tanggung AFC," ucap lelaki yang juga menteri BUMN tersebut.
"itu gimana cara ngaturnya? Kan habis main Minggu, Senin berangkat. Sampai Vietnam misalnya, atau sampai China, hari Selasa sampai Rabu. Rabu malam tanding. Kapan latihannya? Kamis pulang. Kamis pulang sampai sini Jumat."
Tidak hanya itu, Erick takut pemain bisa mengalami cedera karena padatnya jadwal. Terlebih lagi jika pemain yang bersangkutan adalah andalan tim nasional.
Dikatakan oleh Erick Thohir akan sangat berbahaya jika pemain Timnas Indonesia cedera. Sebab, pelapis pemain-pemain tim nasional belum tebal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!