Suara.com - Kritikan yang disampaikan oleh mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade kepada pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert jadi sorotan media asing.
Mertua Prataham Arhan yang juga penasihat klub Semen Padang, Andre Rosiade membongkar apa yang dilakukan Patrick Kluivert pasca kekalahan Timnas Indonesia dari Jepang beberapa waktu lalu.
Timnas Indonesia dikalahkan Jepang dengan skor telak 0-6 di matchday terakhir grup C babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurut Andre Rosiade, pasca kekalahan dari Jepang, pelatih Patrick Kluivert justru liburan ke Kyoto.
Salah satu media Korsel, sportschosun seperti dikutip Suara.com, Senin (7/7), menyoroti kritikan yang disampaikan oleh Andre Rosiade.
Media Korsel itu menyoroti perihal tiket pesawat bisnis yang didapat oleh Shin Tae-yong saat menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Sorotan media asing itu bersandar pada pernyataan dari mertua Pratama Arhan perihal dugaan adanya perlakuan istimewa yang kini didapat oleh Patrick Kluivert dan stafnya asal Belanda.
"Ia mengklaim bahwa 14 staf asing yang dibawa oleh pelatih asal Belanda itu mendapat fasilitas premium, termasuk tiket pesawat kelas bisnis untuk seluruh perjalanan internasional mereka," tulis media Korea itu.
Menurut Andre Rosiade, kondisi ini berbeda jauh saat Timnas Indonesai masih dilatih oleh Shin Tae-yong.
Baca Juga: Pelatih Belanda Ungkap Senjata Mematikan Milik Deston Hoop, Pemain Timnas Indonesia U-17
“Zaman Shin Tae-yong, hanya dua kali dalam setahun PSSI membayarkan tiket kelas bisnis. Sekarang semuanya serba istimewa. Tapi hasilnya?” cetus Rosiade.
Media Korsel itu kemudian memberikan kesimpulan dari pernyataan mertua Pratama Arhan itu.
"Shin Tae-yong yang dianggap lebih berdedikasi dan dekat dengan masyarakat," ulas media Korea itu.
Kritikan Pedas Andre Rosiade
Menurut Andre Rosiade, pasca kekalahan dari Jepang, pelatih Patrick Kluivert justru liburan ke Kyoto.
Mertua Pratama Arhan itu menyayangkan tindakan Kluivert tersebut. Andre menegaskan seharusnya ada evaluasi pasca kekalahan Timnas Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Pelatih Belanda Ungkap Senjata Mematikan Milik Deston Hoop, Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Perkuat Borneo FC Samarinda, Syahrul Trisna Emban Tugas Berat
-
Kevin Diks Bakal Jadi Algojo Penalti Gladbach di Musim Depan?
-
Stefano Lilipaly Resmi Gabung, Inilah 6 Pemain Timnas Indonesia yang Perkuat Dewa United
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan