Suara.com - Kevin Diks telah bergabung dengan rekan barunya di Borussia Monchengladbach. Pemain keturunan Indonesia itu datang ke sesi latihan perdana Gladbach jelang musim 2025/2026.
Meski belum mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan barunya, Kevin Diks mengaku langsung merasakan kehangatan begitu gabung dengan skuat Gladbach.
Diks menyampaikan bahwa dirinya langsung merasa nyaman sejak hari pertama.
“Saya memang baru bergabung sepenuhnya karena cedera, tapi suasananya sudah terasa seperti keluarga. Semua orang – pelatih, staf, rekan setim – menyambut saya dengan sangat baik. Saya senang bisa berada di sini,” ujar Diks seperti dikutip Suara.com dari Fohlen Hautnah, Senin (7/7).
Soal keputusannya meninggalkan FC Kopenhagen dan hijrah ke Bundesliga, Diks menekankan faktor kepercayaan dan ambisi dari Gladbach sebagai alasan utama.
“Sudah sejak tahun lalu kami berkomunikasi. Saya merasakan bahwa Gladbach benar-benar menginginkan saya. Sebagai pemain, Anda ingin merasa dibutuhkan dan dihargai – dan itulah yang saya dapatkan di sini,” jelasnya.
Menariknya, ternyata tak hanya Kevin Diks yang bermain di Jerman.
Diks memang jadi pesepak bola Indonesia pertama di Bundesliga--kasta tertinggi Liga Jerman, namun ada pemain keturunan Indonesia lain yang bermain di sana.
Dikutip dari data Transferkmarkt, pemain keturunan Indonesia lain di Jerman ialah Kelana Mahessa.
Baca Juga: Ada Pemain Keturunan Indonesia di Liga Bulgaria, Bisa Bela Timnas U-23?
Kelana Mahessa sempat dipanggil ke Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong untuk ikut TC di Kroasia.
Kelana Mahessa saat ini berstatus pemain klub Siegburger SV yang bermain di kompetisi kasta ketiga Jerman.
Selain Kelana, ada juga saudaranya Luah Mahessa yang bermain di Hennef 05.
Pemain ketiga ialah kiper muda berusia 17 tahun, Jason Yeo. Ia saat ini bermain di klub FC Kilia Kiel U19.
Data Transfermarkt, juga mencatat ada pemain keturunan Indonesia dan bermarga Batak di Jerman yakni Jeremy Hasahatan Siagian.
Ia berposisi sebagai pemain belakang dan bermain di klub SV Lohkamp. Namun informasi soal Jeremy cukup minim.
Tag
Berita Terkait
-
Ada Pemain Keturunan Indonesia di Liga Bulgaria, Bisa Bela Timnas U-23?
-
Nasib Kevin Diks di Borussia Monchengladbach akan Ditentukan Beberapa Hari Mendatang
-
Selain Shayne Pattynama, Buriram Rekrut Pemain Keturunan Eks Bali United
-
Resmi Shayne Pattynama Gabung Buriram United Bareng Satu Pemain Keturunan Indonesia
-
Baru Gabung, Kevin Diks Bikin Pelatih Borussia Monchengladbach Tersenyum
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga