Suara.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengalami nasib yang cukup mengenaskan karena tersisih dari skuad Garuda seusai gabung klub Liga Thailand. Ini menjadi peringatan bagi Shayne Pattynama yang baru saja mendapatkan pelabuhan baru.
Shayne Pattynama telah resmi menyusul sejumlah kompatriotnya yang berkarier di Liga Thailand. Dia baru saja diumumkan sebagai rekrutan baru tim papan atas Thai League 1, Buriram United, pada Senin (7/7/2025).
“Resmi, Thunder Castle mencapai kesepakatan. Shayne Pattynama, bek kiri akan menambah kuota ASEAN. Buriram United sudah mencapai kesepakatan dengan bek Timnas Indonesia yang bertalenta, Shayne Pattynama, yang kontraknya habis dengan KAS Eupen," tulis Buriram United.
Shayne Pattynama tentu harus menyadari nasib rekan-rekannya yang tersisih dari Timnas Indonesia setelah gabung klub Liga Thailand. Lantas, siapa saja mereka? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Asnawi Mangkualam sebetulnya menjadi salah satu andalan utama Shin Tae-yong untuk mengisi pos bek kanan maupun wingback kanan Timnas Indonesia selama beberapa tahun terakhir.
Bahkan, dia juga sempat dipercaya menjadi kapten. Sayangnya, sejak akhir tahun 2024, Asnawi sudah tak pernah lagi dapat kesempatan bermain, termasuk ketika skuad Garuda diasuh soleh Patrick Kluivert.
Asnawi terakhir kali bermain pada Piala AFF 2024, itu pun bersama para pemain muda. Posisi pemain yang kini memperkuat Port FC itu di Timnas Indonesia sudah semakin tergerus karena hadirnya Kevin Diks.
Baca Juga: Kevin Diks 'Jual' Suporter Timnas Indonesia ke Borussia Monchengladbach: Nanti Juga Merasakan...
Nasib yang sama juga dialami oleh Pratama Arhan. Padahal, sama seperti Asnawi, Arhan merupakan salah satu pemain kesayangan Shin Tae-yong yang kerap menjadi andalan di sektor bek kiri maupun wingback kiri.
Semua cerita ini kemudian berubah setelah STY mendapatkan Calvin Verdonk. Sejak saat itu, Arhan sudah tak pernah lagi menjadi starter. Dia hanya bermain sebagai pengganti saja di skuad senior.
Pemain yang kini memperkuat Bangkok United itu terakhir kali bermain penuh ketika memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Sedangkan di bawah asuhan Kluivert, dia sama sekali tak pernah diturunkan.
3. Shayne Pattynama
Nasib yang dialami Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan sudah sepatutnya menjadi peringatan tersendiri bagi Shayne Pattynama. Sebab, posisinya di skuad Merah Putih juga sudah sangat terhimpit.
Sama seperti Arhan, Shayne kini kesulitan bersaing karena hadirnya Calvin Verdonk yang memiliki kualitas mumpuni dan mampu tampil konsisten sejak bermain di era Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Kevin Diks 'Jual' Suporter Timnas Indonesia ke Borussia Monchengladbach: Nanti Juga Merasakan...
-
Tersisa 4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Masih Belum Punya Klub
-
Ikat Kontrak dengan Persija, Jordi Amat Bersiap Akhiri Karier Profesional di Negara Leluhur?
-
Jay Idzes Sulit Direkrut, Udinese Beralih ke Calon Rekan Kevin Diks
-
Jordi Amat Ambil Tantangan Berat dengan Gabung Persija, Bisa Adaptasi?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air