Suara.com - Bagaimana statistik Pratama Arhan ketika timnas Indonesia era Shin Tae-yong? Ia dituduh sebagai pemain titipan.
Isu soal Pratama Arhan adalah pemain titipan menyeruak dan mertuanya, Andre Rosiade ikut bereaksi.
Nah, Andre Rosiade bahkan ingin melapor ke polisi atas tuduhan yang diberikan oleh beberapa pihak terhadap dirinya sebagai sosok yang menitipkan Pratama Arhan ke skuad timnas Indonesia.
Tuduhan suami Azizah Salsha dianggap pemain titipan karena ia tetap dipanggil ke skuad Garuda walau tak perform di level klub.
Pratama Arhan lantas dituduh pemain titipan karena mertuanya, Andre Rosiade adalah politikus di indonesia.
Beredarnya tuduhan itu membuat politisi Gerindra tersebut gerap dan mengancam akan melaporkan akun media sosial yang menudingnya adalah dalang di balik Arhan tetap dipanggil tim Merah Putih.
“Tanya Shin Tae-yong, tanya Erick Thohir, pernah nggak saya titip Arhan? Nggak ada,” kata Andre kepada Akmal Marhali.
“Maka saya mau coba laporin ke polisi nih. Ada salah satu akun yang bilang saya menitipkan Arhan.”
“Saya mau cek biar Shin Tae-yong dan Erick dipanggil Bareskrim, biar dicek pernah nggak Andre nih nitip Arhan. Pernah nggak? Biar fair dong. Kalo memang Arhan pemain titipan,” lanjutnya.
Baca Juga: Patrick Kluivert Rapat Timnas Indonesia di Belanda, Bahas Apa?
Lantas bagaimana sejatinya performa Pratama Arhan ketika timnas Indonesia ditangani Shin Tae-yong.
Menukil dari data Transfermarkt, Pratama Arhan sudah mengantongi 50 caps bersama timnas Indonesia senior.
Nah, 50 pertandingan itu memang dimainkan Arhan ketika Shin Tae-yong masih melatih skuad Garuda.
Selama itu, pemain asal Blora tersebut menyumbangkan tiga gol dan sembilan assist.
Pratama Arhan juga menjadi pemain dengan caps terbanyak ketika timnas Indonesia dilatih Shin Tae-yong.
Selain itu ada juga Asnawi Mangkualam (46 caps), Rizky Ridho (41 caps), dan Witan Sulaeman (45 caps).
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Anak Emas Shin Tae-yong
-
Antusiasme Memuncak! Shayne Pattynama Sambut Musim Baru dengan Buriram United
-
Hadapi Timnas Indonesia U-23, Penyerang Naturalisasi Malaysia Tak Takut Suporter Garuda
-
Patrick Kluivert dan Asisten Timnas Indonesia Rapat Darurat di Belanda, Kenapa?
-
Singgung Suporter Indonesia, Striker Naturalisasi Malaysia U-23: Saya Tidak Takut
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
-
Lille Pesta Gol 4-0 atas Toulouse, Calvin Verdonk Tampil 14 Menit
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan