Suara.com - Persija Jakarta resmi memperkenalkan Jordi Amat sebagai pemain anyar mereka untuk kompetisi Liga 1 musim ini. Bek naturalisasi berdarah Spanyol-Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan selama satu musim. Kehadirannya melengkapi daftar rekrutan anyar Persija, yang sebelumnya telah mendatangkan Eksel Runtukahu serta gelandang asal Brasil, Van Basty Sousa.
Menariknya, nomor punggung Jordi Amat 21 bersama Persija Jakarta, sebuah angka yang berbeda dari nomor yang selama ini melekat padanya di berbagai tim sebelumnya.
Saat memperkuat Timnas Indonesia, Jordi dikenal dengan nomor punggung 4, sementara ketika bermain di Johor Darul Takzim (JDT), Malaysia, ia mengenakan nomor 5.
Perubahan nomor punggung ini bukan tanpa alasan. Jordi ingin membedakan identitasnya sebagai pemain Persija dengan perannya di Timnas Indonesia.
Menurutnya, nomor 21 memiliki makna pribadi yang dalam. Selain menjadi simbol perbedaan antara karier klub dan tim nasional, angka 21 ternyata berhubungan dengan tanggal lahirnya, yang menjadi alasan sentimental tersendiri.
Keputusan Jordi untuk mengenakan nomor 21 juga dipengaruhi oleh kondisi skuad Persija saat ini.
Nomor punggung 5, yang biasa dipakainya di JDT, telah lebih dulu dimiliki oleh kapten Persija, Rizky Ridho.
Demi menghormati hierarki tim, Jordi memilih nomor lain yang tetap memiliki arti khusus baginya.
"Iya, saya ingin membuat perbedaan antara timnas dan tim saya Persija. Nomor 21 adalah nomor favorit saya sejak saya masih sangat muda. Itu tanggal lahir saya. Jadi, itu sebabnya saya pilih nomor ini," kata Jordi di Sawangan, Depok, Jawa Barat, dikutip Rabu (9/7/2025).
Baca Juga: Pemain Keturunan Rp 31,29 Miliar Tolak Keluar: Saya Tidak Perlu Pergi
Kepindahan Jordi ke Persija Jakarta sebenarnya terjadi di tengah banyaknya tawaran yang datang kepadanya dari berbagai klub.
Ia mengungkapkan bahwa sebelum memilih Persija, dirinya sempat menerima proposal dari sejumlah klub di Indonesia, bahkan dari tim-tim luar negeri seperti Arab Saudi dan divisi dua Liga Spanyol.
Namun, keputusan akhirnya jatuh kepada Persija karena menurut Jordi, Indonesia adalah tujuan utamanya.
Keputusan Jordi memperkuat Persija Jakarta menambah warna baru dalam karier profesionalnya.
Setelah sebelumnya bermain di sejumlah klub Eropa seperti Espanyol, Real Betis, dan Swansea City, serta terakhir berkiprah di Liga Malaysia bersama JDT, kini Jordi siap menorehkan prestasi baru di Liga 1 Indonesia.
Ia pun berjanji akan memberikan kontribusi maksimal demi membantu Persija meraih hasil terbaik musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss