Suara.com - Insiden cedera yang menimpa Ole Romeny dalam lanjutan Piala Presiden 2025 tampaknya membuat pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, harus berpikir keras.
Striker andalan Garuda itu berpeluang mengalami cedera serius setelah ditekel bek Arema FC, Paulinho Moccelin.
Laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis malam (10/7/2025), mempertemukan Oxford United melawan Arema FC dalam matchday kedua fase grup.
Namun, pertandingan tersebut menyisakan kekhawatiran setelah Ole Romeny harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-17.
Momen nahas itu terjadi saat Romeny berduel memperebutkan bola dengan Paulinho.
Dalam tayangan ulang, terlihat jelas kaki Paulinho menginjak penyerang kelahiran Belanda tersebut hingga membuatnya mengerang kesakitan.
Wasit memutuskan untuk hanya mengganjar Paulinho dengan kartu kuning, meski telah meninjau insiden tersebut melalui VAR.
Ole Romeny tampaknya tidak puas dengan keputusan wasit. Ia meluapkan kekecewaannya lewat Instagram Story sambil mengunggah cuplikan momen tekel tersebut.
"No red card??? Joke!!," tulis Ole Romeny.
Baca Juga: Piala Presiden 2025: Oxford United Kirim Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia
Sampai saat ini, pihak Oxford United maupun Timnas Indonesia belum merilis kabar resmi terkait seberapa parah cedera sang striker.
Namun jika kondisinya cukup serius, hal ini bisa menjadi pukulan besar bagi skuad Garuda jelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan berlangsung Oktober mendatang.
Potensi absennya Romeny tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Patrick Kluivert, mengingat striker berusia 24 tahun itu telah mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhir bersama Timnas Indonesia.
Ketajamannya menjadi tumpuan utama lini depan Garuda.
Di tengah situasi ini, nama Mauro Zijlstra kembali mencuat. Proses naturalisasi penyerang muda yang kini bermain di Volendam itu mungkin saja harus dipercepat agar bisa segera memperkuat Timnas Indonesia, baik di level U-23 maupun sebagai opsi pelapis Romeny di tim senior.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo membenarkan bahwa dokumen naturalisasi Mauro tengah dalam tahap proses bersama tiga calon pemain Timnas Putri.
"Terkait dokumen Mauro sudah diproses di Kemenpora dan sudah dilanjutkan ke Kementerian Hukum," kata Dito di Jakarta, Rabu (9/7).
Dito menjelaskan bahwa proses Mauro Zijlstra bersamaan dengan tiga pemain keturunan yang diajukan PSSI untuk Timnas Putri Indonesia, yakni Pauline van de Pol, Isabelle Nottet, dan Isabel Kopp.
"Ada tiga atlet yang diajukan PSSI. Karena suratnya datangnya tidak bersamaan, beda-beda hari. Saat ini ada yang sudah kami kirim ke Kementerian Hukum. Saya tidak hafal namanya, tapi semuanya perempuan. Atlet wanita semua," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengejar penyelesaian proses naturalisasi Mauro agar sang pemain bisa ambil bagian di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada September mendatang.
"Mauro kami siapkan memang untuk kejuaraan U-23 nanti di bulan September, tapi tidak menutup kemungkinan sebagai pelapis untuk Ole [Romeny] di posisi striker," ujar Erick di Jakarta, Jumat (4/7).
"Yang kita tahu memang salah satu kekurangan tim nasional kita memang di pencetak golnya. Ya, itu dari awal kita bangun tim nasional ini, kenapa waktu itu kita juga berjibaku membawa Ole."
Mauro Zijlstra lahir di Zaandam, Belanda, pada 9 November 2004 dan kini berusia 20 tahun. Ia memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Bandung.
Saat ini, Mauro memperkuat klub Volendam yang baru saja promosi ke Eredivisie untuk musim 2025/2026.
Dengan kondisi Ole Romeny yang masih tanda tanya dan jadwal Timnas Indonesia yang semakin padat, percepatan proses naturalisasi Mauro Zijlstra bisa menjadi langkah strategis untuk menjaga ketajaman lini serang Garuda ke depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya