Andersson mewarisi nomor 4 dengan kepemimpinan dan ketenangan yang luar biasa, menjaga martabat nomor tersebut.
Kutukan Era Modern? Saat Nomor 4 Gagal Bersinar
Ironisnya, setelah era keemasan tersebut, nomor 4 seolah sulit menemukan tuan yang tepat.
Beberapa pemain datang dengan ekspektasi tinggi namun gagal total, menciptakan narasi 'kutukan' di kalangan suporter.
Laporan dari media lokal seperti Rheinische Post sering menyoroti kisah-kisah ini.
Mamadou Doucouré (2016-2024)
Mungkin kisah paling tragis. Didatangkan dari PSG sebagai salah satu talenta bertahan paling menjanjikan di Eropa, Doucouré justru mengalami mimpi buruk.
Kariernya di Gladbach hancur oleh serangkaian cedera parah yang tak berkesudahan.
Selama 8 tahun, ia hanya mencatatkan dua penampilan di tim utama.
Baca Juga: Breaking News! Kevin Diks Menghilang dari Sesi Latihan Gladbach, Ada Apa?
Nomor 4 di punggungnya lebih sering terlihat di ruang perawatan daripada di lapangan.
Timothée Kolodziejczak (2017)
Direkrut setelah memenangkan Liga Europa bersama Sevilla, bek asal Prancis ini diharapkan menjadi pilar baru.
Namun, ia gagal total beradaptasi dengan Bundesliga. Hanya bertahan setengah musim dengan dua penampilan liga, ia kemudian dijual dengan kerugian besar.
Ia menjadi simbol kegagalan transfer yang menyakitkan bagi klub.
Harapan Baru di Pundak Kevin Diks
Kini, tongkat estafet nomor 4 itu diberikan kepada Kevin Diks.
Klub jelas melihat sesuatu dalam dirinya, kombinasi antara kekuatan fisik, fleksibilitas posisi (bisa bermain sebagai bek tengah dan kanan), serta kemampuan olah bola yang mumpuni.
Ini bukan sekadar pemberian nomor yang tersisa, melainkan sebuah penunjukan yang disengaja.
Gladbach berharap Diks tidak hanya menjadi tembok kokoh di lini belakang, tetapi juga mampu mematahkan 'kutukan' dan mengembalikan nomor 4 ke tempat semestinya sebagai simbol keandalan dan kebanggaan.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Cedera Parah, Suporter Oxford United Cibir Piala Presiden 2025
-
Breaking News! Kevin Diks Menghilang dari Sesi Latihan Gladbach, Ada Apa?
-
Sikap Profesional di Balik Cedera Ole Romeny di Piala Presiden 2025
-
Jens Raven Dirumorkan Gabung Bali United, Demi Penuhi Regulasi Super League?
-
Perbandingan Harga Pasar Thom Haye Vs Nacho Mendez, Gelandang Baru Timnas Malaysia
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam
-
Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu
-
Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026
-
Jelang Inggris vs Argentina, Jude Bellingham Ribut dengan Thomas Tuchel?
-
Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard
-
Mitchell Baker dan Luke Vickery Dipastikan Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Andalkan Ini
-
Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial
-
Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik
-
Dosen Kimia Ivan Barton Jadi Wasit Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol
-
Tersingkir di Perempat Final, Haaland Bawa Norwegia Ukir Kisah Bersejarah di Piala Dunia 2026