Suara.com - Bursa transfer Super League 2025/2026 diwarnai pergerakan besar dari deretan pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Hingga pertengahan Juli, tercatat ada tiga nama yang resmi hengkang ke klub-klub peserta Super League, masing-masing membawa ambisi dan tantangan baru.
Siapa saja mereka? Berikut ini daftar lengkapnya.
Persija Jakarta resmi mendatangkan bek naturalisasi, Jordi Amat, yang sebelumnya memperkuat Johor Darul Ta'zim (JDT) di Liga Malaysia.
Kepindahan bek senior berusia 33 tahun ini dinilai sebagai langkah penting Macan Kemayoran untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus menghadirkan pengalaman internasional.
Jordi Amat yang pernah merumput di La Liga bersama Espanyol dan Real Betis, diharapkan menjadi figur pemimpin di lini belakang serta membimbing para pemain muda Persija.
2. Rafael Struick
Langkah mengejutkan juga datang dari Rafael Struick. Penyerang muda Timnas Indonesia ini dikabarkan bergabung dengan Dewa United setelah meninggalkan Brisbane Roar.
Baca Juga: Rafael Struick Dipanggil Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2025?
Rafael Struick kabarnya dikontrak selama tiga musim sebagai bagian dari proyek ambisius Dewa United yang menargetkan tampil kompetitif di Super League dan pentas Asia.
Kehadirannya juga menjawab kebutuhan regulasi pemain U-23 yang wajib dimainkan minimal 45 menit setiap laga.
Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, mengungkapkan perekrutan Struick tak lepas dari pendekatan langsung pelatih Jan Olde Riekerink yang rela terbang ke Belanda untuk bertemu sang pemain.
3. Jens Raven
Terbaru Bali United resmi mendapatkan jasa Jens Raven, striker Timnas Indonesia U-23 keturunan Belanda.
"Bali United FC resmi mengamankan jasa striker muda Timnas Indonesia U-23, Jens Raven untuk menyambut musim kompetisi 2025/26. Striker keturunan Belanda itu akan berseragam Serdadu Tridatu untuk tiga musim ke depan," tulis Bali United melalui situs resminya.
Rumor kepindahan Raven sempat beredar dalam sepekan terakhir usai ia memutuskan hengkang dari FC Dordrecht.
Keputusan sang pemain menerima pinangan Bali United tak lepas dari kehadiran pelatih asal Belanda, Johnny Jansen, serta dua asisten pelatih senegaranya, Ronnie Pander dan Jeffrey Talan.
Berita Terkait
-
Alasan Krusial Bali United Kasih Kontrak Panjang ke Jens Raven
-
Breaking News! Jens Raven Resmi Gabung Bali United
-
Dilatih Pelatih Eropa, Yabes Roni Ungkap Perubahan Signifikan di Bali United
-
Jordi Amat Main, Persija Susah Payah Kalahkan Klub Liga 2
-
Plus Minus Keputusan Jens Raven Gabung Bali United, Pilihan Tepat?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Geger Pistol dan CD Porno di Sekolah Harapan Ibu: 580 Siswa PJJ; Yayasan Lapor KPAI dan DPR
-
3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
-
Promo Indomaret Terbaru Hari Ini 9 Agustus 2026, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar
-
6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu
-
Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia