Suara.com - Jay Idzes gabung Udinese makin besar peluangnya. Bursa transfer musim panas 2025 berpotensi kembali menghangat, terutama dalam ranah pertahanan Udinese. Setelah beberapa waktu sunyi tanpa pergerakan besar, klub Serie A tersebut tengah bersiap melepaskan satu slot penting di sektor bek tengah. Kondisi ini membuka kembali kemungkinan bergabungnya Jay Idzes ke skuad Le Zebrette.
Sinyal kepergian Enzo Ebosse dari Udinese menjadi sorotan utama. Bek tengah asal Kamerun itu baru saja kembali dari masa peminjamannya bersama klub Polandia, Jagiellonia Biaystok.
Ebosse yang sudah menjadi bagian dari Udinese sejak 2022 tampaknya tidak lagi menjadi opsi utama bagi pelatih anyar mereka, Kosta Runjaic.
Kendati sempat ambil bagian dalam sesi pramusim Udinese, nasib Ebosse mulai menemukan arah baru.
Bek berusia 26 tahun tersebut dikabarkan semakin dekat untuk merapat ke Hellas Verona. Langkah ini secara tidak langsung memberi sinyal terbukanya ruang di sektor belakang Udinese.
Situasi ini memberikan angin segar bagi Jay Idzes, yang sebelumnya sempat dihubungkan dengan Udinese.
Pemain keturunan Indonesia yang memperkuat Timnas Garuda itu kini kembali memiliki peluang untuk hijrah ke Serie A.
Jika Udinese memang tengah mencari tambahan tenaga untuk memperkuat barisan belakang, nama Jay bisa kembali naik ke meja diskusi.
Skuad belakang Udinese saat ini sebenarnya masih diisi sejumlah nama berpengalaman. Beberapa pemain yang masih bertahan antara lain Oumar Solet, Thomas Kristensen, Lautaro Giannetti, Matteo Palma, Christian Kabasele, serta rekrutan anyar dari Spezia, Nicolo Bertola.
Meski demikian, keluarnya beberapa pilar penting, termasuk Jaka Bijol yang kini resmi bergabung ke Leeds United, membuat komposisi pertahanan Udinese kehilangan keseimbangan.
Baca Juga: Kontroversi AFC! Keputusan Aneh Ancam Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Jay Idzes, yang tampil stabil bersama Venezia dan ikut membantu timnya promosi ke Serie A, adalah opsi logis untuk mengisi kekosongan lini pertahanan Udinese.
Kemampuannya dalam membaca permainan, distribusi bola yang baik, serta usia yang masih dalam masa emas sebagai pesepakbola, menjadikannya salah satu bek potensial yang bisa dikembangkan lebih jauh.
Selain kualitas di lapangan, status Jay sebagai pemain keturunan Indonesia juga berpotensi mendatangkan dampak positif secara komersial bagi klub mana pun yang merekrutnya.
Popularitasnya di Asia Tenggara memberikan nilai tambah dari sisi brand exposure dan marketing internasional.
Langkah Udinese melepas Enzo Ebosse bisa dipahami sebagai bagian dari restrukturisasi lini belakang.
Klub berjuluk Le Zebrette itu memang dikenal rajin merotasi pemain, terutama dalam masa transisi pelatih.
Kosta Runjaic yang baru menangani Udinese tentu ingin meracik komposisi ideal sesuai filosofi permainan yang ia terapkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!