Suara.com - Timnas Indonesia U-23 siap berlaga di Piala AFF U-23 2025. Format turnamen yang ketat membuat persaingan dipastikan berlangsung panas dan menantang sejak fase grup.
Keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 dalam Piala AFF U-23 2025 bukan sekadar uji coba biasa. Ajang ini memiliki peran strategis dalam menyiapkan skuad Garuda Muda menuju agenda-agenda penting seperti Kualifikasi Piala Asia U-23, Piala Asia U-23, hingga SEA Games dan Asian Games.
Turnamen ini menjadi laboratorium kompetitif untuk mengasah mental, fisik, dan taktik pemain muda Tanah Air.
Dalam menghadapi tantangan ini, tim pelatih telah melakukan berbagai persiapan intensif. Bukan hanya soal pemilihan pemain terbaik dari berbagai klub, tetapi juga dari segi strategi menghadapi tekanan dalam format turnamen yang dinilai cukup ketat.
Format Piala AFF U-23 2025 yang Menuntut Konsistensi Tinggi
Piala AFF U-23 2025 akan diikuti oleh 10 negara peserta Asia Tenggara. Format penyisihan grup dibagi menjadi tiga kelompok. Grup A menjadi satu-satunya grup yang diisi empat tim, sementara Grup B dan Grup C masing-masing dihuni tiga tim.
Komposisi ini membuat jalannya kompetisi berlangsung dengan tekanan tinggi karena setiap pertandingan akan sangat menentukan.
Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak melangkah otomatis ke babak semifinal. Sementara satu tiket tambahan ke empat besar akan diberikan kepada satu runner-up terbaik dari ketiga grup.
Namun, ada aturan khusus dalam menentukan siapa yang layak menjadi runner-up terbaik.
Untuk menjaga keseimbangan jumlah pertandingan antargrup, hasil pertandingan runner-up grup A melawan tim juru kunci di grup yang sama tidak akan dihitung dalam penilaian.
Baca Juga: Jam Berapa Timnas Indonesia vs Brunei di Piala AFF U-23 2025?
Aturan ini diberlakukan untuk menyamakan jumlah laga yang dimainkan oleh masing-masing runner-up dari tiga grup, mengingat hanya grup A yang memiliki empat peserta.
Jadwal Pertandingan dan Grup Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A bersama tiga tim lainnya, yaitu Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Grup ini diprediksi akan menyuguhkan persaingan ketat karena ketiga negara dikenal cukup aktif membina sepak bola usia muda.
Indonesia dijadwalkan akan menjalani pertandingan pertama melawan Brunei pada Selasa, 15 Juli 2025. Selanjutnya, Garuda Muda akan berhadapan dengan Filipina pada Jumat, 18 Juli 2025.
Laga pamungkas di fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Malaysia pada Senin, 21 Juli 2025. Laga terakhir ini diprediksi menjadi penentu nasib tim di turnamen, mengingat Malaysia juga merupakan rival kuat di kawasan ASEAN.
Berikut adalah pembagian grup Piala AFF U-23 2025:
Grup A: Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei
Grup B: Vietnam, Kamboja, Laos
Grup C: Thailand, Myanmar, Timor Leste
Tekanan Tinggi dan Harapan Tinggi
Dengan format kompetisi yang tidak memberikan banyak ruang untuk kesalahan, Timnas Indonesia U-23 diharapkan tampil maksimal sejak laga perdana. Satu kesalahan kecil saja bisa berdampak fatal dan menggugurkan peluang untuk melaju ke babak selanjutnya.
Mengingat hanya satu tim runner-up yang akan menemani para juara grup ke semifinal, artinya setiap gol dan hasil pertandingan akan sangat berpengaruh. Selisih gol, jumlah kemenangan, dan performa keseluruhan bakal menjadi indikator penting dalam penentuan klasemen.
Turnamen Penting untuk Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Partisipasi dalam Piala AFF U-23 2025 menjadi ajang uji kekuatan generasi muda sepak bola Indonesia. Lebih dari sekadar kompetisi regional, turnamen ini adalah bagian dari peta jalan jangka panjang PSSI dalam membentuk tim nasional yang solid, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di level Asia.
Ajang ini juga menjadi batu loncatan penting bagi para pemain muda untuk unjuk gigi di mata pelatih tim senior dan para pencari bakat. Tidak sedikit pemain yang menonjol di turnamen ini akhirnya menembus skuad utama Timnas Indonesia senior atau bahkan mendapatkan kontrak profesional di klub-klub luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
Terkini
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Sulit Tembus Skuad Utama, Elkan Baggott Didesak Tinggalkan Ipswich Town Musim Depan
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya