Sepulangnya dari Australia, Idris kembali mentas di kasta teratas Indonesia bersama Persija serta berhasil memenangkan Perserikatan tahun 1975.
Setelah bermain bagi Macan Kemayoran hingga 1978, Idris kemudian bergabung PSPS Pekanbaru dan menutup kariernya pada tahun 1981.
Bukan tanpa alasan jika Iswadi Idris bisa menarik atensi klub Australia saat itu. Pasalnya, namanya melejit di kancah internasional bersama Timnas Indonesia.
Saat pertama kali membela Indonesia pada tahun 1968, talenta Idris membuat banyak pecinta sepak bola terkagum-kagum.
Di tahun pertamanya bersama Tim Merah Putih atau pada tahun 1968, Idris mampu mencetak 8 gol dari 9 laga.
Catatan itu berlanjut pada 1969 di mana Idris mampu menjaringkat 7 gol dari 8 laga dan mencetak 8 gol dari 16 laga di tahun 1970.
Pada tahun 1971 dan 1972, Idris bahkan mampu mencetak dua digit gol bagi Indonesia dengan mencetak 10 gol dari 11 laga dan 10 gol dari 19 laga.
Tercatat Idris berseragam Merah Putih selama 12 tahun atau hingga tahun 1980. Selama kurun waktu itu, ia berhasil mencatatkan 97 penampilan dan mencetak 55 gol.
Torehan itu membawa Indonesia meraih gelar King’s Cup 1968, Turnamen Merdeka 1969, Pesta Sukan Cup 1972, dan Jakarta Anniversary Tournament 1972.
Baca Juga: Siapa Estella Loupatty? Perempuan Keturunan di Samping Jens Raven Pamer Teken Kontrak Bali United
Selain itu, Idris juga berhasil menorehkan rekor pribadi sebagai penampil terbanyak kedua dan pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Timnas Indonesia.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff