Mengutip dari laporan BBC, cadangan mineral dan hasil tambang yang tumpah ruah, menjadikan Republik Demokratik Kongo menjadi salah satu negara dengan potensi kekayaan terbesar di dunia.
Namun kenyataannya, masyarakatnya sangat miskin, bahkan dilanda kelaparan akut.
Di sana, jutaan orang menghadapi kelaparan akut, dengan lebih dari 27 juta orang mengalami kerawanan pangan.
Situasi ini diperparah oleh konflik yang sedang berlangsung, pengungsian massal, dan kenaikan harga pangan.
Dikutip dari laporan UN pada Maret 2025, rekor 27,7 juta orang dilanda kelaparan akut di Kongo.
Dalam skala satu sampai lima – di mana lima mengindikasikan kelaparan – 3,9 juta orang di DRC diklasifikasikan sebagai IPC Fase 4, yang menunjukkan tingkat kelaparan “darurat” – dan 23,8 juta orang mengalami tingkat “krisis” Fase 3.
Situasin paling buruk di provinsi-provinsi timur DRC yang terkena dampak konflik – Kivu Utara, Kivu Selatan, Ituri dan Tanganyika – di mana banyak keluarga kehilangan akses terhadap ternak dan mata pencaharian mereka.
Pemberontak dari kelompok bersenjata M23 yang didukung Rwanda telah merebut kendali kota utama Goma dan Bukavu sejak tahun dimulai.
Di tengah pertempuran yang berkelanjutan, keruntuhan ekonomi, dan upaya berkelanjutan oleh mediator regional untuk menyetujui persyaratan gencatan senjata.
Baca Juga: Siapa Sheila Ebana? Eks Pelayan McD yang Jadi Benteng Terakhir Lamine Yamal
Berita Terkait
-
Siapa Sheila Ebana? Eks Pelayan McD yang Jadi Benteng Terakhir Lamine Yamal
-
Pesta Liar Jadi Awal Kehancuran Karier Lamine Yamal? Psikolog: Dia Butuh Dukungan
-
Xabi Alonso Pening! Masalah Real Madrid Tak Hanya Mbappe dan Vinicius
-
Apa Agama Lamine Yamal? Pemain Keturunan Eropa Diduga Mau Main Cewek di Pesta Ulang Tahun ke-18
-
LaLiga Dominasi Skuad Termahal Dunia: Pemain 18 Tahun Berbandrol Rp3 Triliun
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh