Kariernya di dunia sepak bola dimulai sebagai pemain dengan posisi penyerang yang sempat mengharumkan namanya di Australia, Asia, hingga Eropa.
Selama berkarier di Australia, ia tercatat memperkuat Canterbury-Marrickville, Sydney United, dan Northern Spirit.
Di benua Eropa, Arnold sempat merumput bersama Roda JC dan NAC Breda di Belanda serta Standard Liege dan Charleroi di Belgia.
Menjelang pensiun, ia melanjutkan kariernya di Asia bersama Sanfrecce Hiroshima di Jepang sebelum kembali ke Australia dan gantung sepatu pada tahun 2000.
Meski resmi pensiun di awal milenium, nyatanya Arnold telah meniti jalur kepelatihan sejak masih aktif bermain pada musim 1989/1990 dan 1999/2000.
Baru pada 2000 ia benar-benar fokus melatih, dimulai dengan menjadi asisten pelatih tim nasional di bawah Frank Farina dan Guus Hiddink hingga 2006.
Setelah Hiddink mundur, Arnold dipercaya menjadi pelatih sementara timnas Australia hingga gelaran Piala Asia 2007 di empat negara Asia Tenggara.
Usai turnamen tersebut, Australia menunjuk Pim Verbeek sebagai pelatih utama dan membuat Arnold kembali ke posisi asisten sampai 2009.
Arnold lalu melanjutkan kiprah kepelatihannya di level klub bersama Central Coast Mariners dari 2010 hingga 2013.
Baca Juga: Selamat Datang Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Ronde 4
Keberhasilannya membawa Mariners juara Liga Australia 2012/2013 membuatnya direkrut klub Jepang, Vegalta Sendai, pada Februari 2014.
Namun masa jabatannya di Jepang hanya berlangsung dua bulan sebelum akhirnya dipecat dan pulang untuk menukangi Sydney FC.
Di Sydney FC, ia bertahan selama empat musim dan mempersembahkan gelar Liga Australia 2016/2017 serta Piala Australia 2017/2018.
Prestasi di level klub membuka jalan bagi Arnold kembali menangani tim nasional senior dan U-23 Australia.
Pada Piala Asia 2019, ia membawa tim senior Australia hingga perempat final namun gagal melangkah lebih jauh.
Sebaliknya, bersama tim U-23, Arnold sukses meraih peringkat ketiga di Piala Asia U-23 2020 dan mengantarkan Australia lolos ke Olimpiade Tokyo.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Datang Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Ronde 4
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Arab Saudi dan Irak di Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia
-
Hasil Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Unggul dari Dua Rivalnya
-
Piala AFF U-23, Gerald Vanenburg dan Pesan Sportifitas untuk Tetap Menjaga Marwah Tim Lawan
-
Baru Permalukan Malaysia, Pelatih Filipina U-23 Ancam Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal
-
Keras! Wakil Presiden DFB Sebut Boikot Piala Dunia 2026 Bisa Terjadi, Trump dan Infantino Bungkam
-
Bojan Hodak Pastikan Pemain Rp5,65 Miliar Absen Lawan PSBS Biak, Apa Penyebabnya?
-
Diego Simeone Ngamuk Saat Disinggung Rumor Julian Alvarez Merapat ke Arsenal
-
Deco Semringah Barcelona Sukses Salip AC Milan Dapatkan Bek Keturunan Indonesia Juwensley Onstein
-
Klasemen La Liga Terbaru: Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tendang Barcelona dari Posisi Puncak
-
Kata Media Spanyol Soal Barcelona Rekrut Pemain Keturunan Indonesia Juwensley Onstein
-
Chivu Pasang Badan untuk Yann Sommer, Inter Milan Balas Pisa dengan 6 Gol
-
Prediksi Super Bigmatch Juventus vs Napoli: Duel Klasik Penentu Ambisi Empat Besar Serie A
-
Virgil van Dijk Salahkan Angin Usai Blunder Fatal di Kekalahan Liverpool dari Bournemouth