Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, memiliki gaya melatih yang terbilang cukup unik ketimbang atasannya, Patrick Kluivert, yang menjabat sebagai juru taktik Timnas Indonesia senior.
Gaya melatih Gerald Vanenburg itu mulai mendapatkan kesan tersendiri di kalangan fans dan suporter setelah dia beberapa kali memimpin Timnas Indonesia U-23 yang tengah berjuang di ajang Piala AFF U-23 2025.
Yang terbaru, Gerald Vanenburg mendapatkan apresiasi tersendiri dari suporter Timnas Indonesia U-23 saat mendampingi anak asuhnya menghadapi Thailand U-23 pada babak semifinal Piala AFF U-23 2025.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/7/2025) malam WIB itu, Gerald Vanenburg terlihat selalu berdiri di pinggir lapangan sepanjang pertandingan.
Padahal, laga yang harus dijalani skuad Garuda Muda pada partai ini terbilang sangat panjang. Sebab, Kadek Arel dan kawan-kawan harus berduel selama 120 menit yang terdiri dari waktu normal plus tambahan waktu.
Pasalnya, duel semifinal ini sempat berakhir imbang dengan skor 1-1 pada waktu normal. Ketika laga dilanjutkan tambahan waktu, belum ada gol tercipta dan pemenang harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Gerald Vanenburg terlihat begitu setia mendampingi anak asuhnya selama duel ini berlangsung. Bahkan, dia selalu terlihat berdiri dengan takzim di pinggir lapangan untuk mengamati langsung permainan anak asuhnya.
Gaya melatih semacam ini memang terhitung cukup menarik bagi fans dan suporter. Apalagi, sebagian besar dari mereka membandingkan gaya melatih Gerald Vanenburg dengan Patrick Kluivert yang mengasuh Timnas senior.
Jika Gerald Vanenburg selalu setia berdiri di pinggir lapangan, Patrick Kluivert memiliki gaya yang cukup berbeda saat menemani anak asuhnya. Dia lebih sering duduk di bench pemain ketimbang berdiri.
Baca Juga: Jangan Kaget! Perbandingan Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia U-23 vs vietnam
Patrick Kluivert hanya beberapa kali saja berdiri, terutama saat memberikan instruksi kepada anak asuhnya. Sepanjang laga, Kluivert lebih banyak terlihat berada di bench pemain untuk melakukan pengamatan.
Di bench ini pula, dia beberapa kali terlibat diskusi yang serius dengan dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Ketiganya kerap bertukar obrolan saat menganalisis jalannya pertandingan di lapangan.
Dua gaya semacam ini memang cukup menarik bagi sebagian besar publik. Apalagi, Gerald Vanenburg juga terlihat memiliki kedisiplinan dalam memimpin Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025.
Kesan semacam inilah yang mendapatkan atensi khusus dari publik. Apalagi, dengan kesetiaan Gerald berada di pinggir lapangan, skuad Garuda Muda berhasil melangkah ke final Piala AFF U-23 2025.
Di partai puncak, anak asuh Gerald Vanenburg bakal menantang Vietnam U-23. Menurut jadwal, duel ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada 29 Juli 2025 pukul 20.00 WIB.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Jangan Kaget! Perbandingan Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia U-23 vs vietnam
-
Final Piala AFF U-23 2025: Indonesia vs Vietnam, Adu Kuat Dua Kuda Hitam ASEAN!
-
Vietnam Khawatir Taktik Berani Gerald Vanenburg di Timnas Indonesia U-23
-
Hokky Caraka: Suporter Sejati Itu yang Datang di Stadion
-
Persamaan Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg, Sama-sama Digendong Gol dari Satu Pemain
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman