Suara.com - Bek dan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, harus menerima kenyataan pahit setelah gagal berlabuh ke klub Serie A Italia, Genoa, di bursa transfer musim panas 2025.
Kegagalan Jay Idzes bergabung tim berjuluk I Rossoblu ini seperti yang dilaporkan oleh juru transfer kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio.
Dalam laporannya, Di Marzio menyebut sejatinya bek berusia 25 tahun itu telah mencapai kesepakatan personal dengan Genoa.
Akan tetapi, kesepakatan personal itu tak berarti apa-apa karena tim besutan Patrick Vieira itu urung mencapai kesepakatan dengan Venezia selaku pemiliknya.
Dilaporkan jika tim berjuluk I Lagunari tersebut meminta mahar amat tinggi untuk Idzes, sehingga sulit disanggupi oleh Genoa.
Karena negosiasi yang berjalan buntu, Genoa pun kemudian mengalihkan targetnya ke Leo Ostigard yang bermain untuk Rennes.
Bahkan Genoa disebutkan sudah mengadakan kontak dengan Rennes untuk memboyong mantan pemain Napoli tersebut.
Alhasil keputusan Genoa memilih mendekati Ostigard membuat Idzes batal berlabuh ke Stadion Luigi Ferraris di musim panas ini.
Ironisnya, Genoa bukanlah satu-satunya tim yang meminati Idzes di musim panas ini. Masih banyak klub baik dari Italia dan luar Italia yang juga kepincut dengan jasanya.
Baca Juga: Jay Idzes Turun Kasta, Eks Pelatih Alami Tekanan Berat Sampai Dibantu Psikolog
Akan tetapi kabar itu hanyalah kabar angin saja. Pasalnya, Idzes tak kunjung berlabuh di klub baru hingga memasuki akhir Juli 2025.
Gagal Pindah karena Venezia?
Sebelum bursa transfer musim panas 2025 dibuka, Jay Idzes sempat dirumorkan menjadi target Juventus pada musim dingin 2025.
Selepas Juventus, rumor kembali untuk eks bek FC Eindhoven, di mana ia dikaitkan dengan Runner Up Serie A 2024-2025, Inter Milan.
Rumor ini sempat bertahan lama dan bahkan agen Idzes, Bilal Achenteh, membenarkan rumor tersebut karena sempat berkomunikasi dengan Inter dan juga tim papan atas Italia lainnya, Atalanta.
Setelah ketiga tim itu, muncul lagi rumor Idzes berada dalam pantauan AC Milan. Namun rumor ini dibantah olehnya yang ingin bertahan di Venezia dan fokus membawa klubnya bertahan di Serie A.
Selain empat tim besar Italia itu, Idzes juga dirumokan dibidik oleh Torino, Parma, Bologna, Genoa, Lazio, Como, Napoli, Fiorentina, Udinese, dan yang terbaru tim promosi Serie A, Pisa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera
-
John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini
-
Bayern Munich Ikut Bersaing dengan AC Milan untuk Dusan Vlahovic
-
Bayern Munich Siapkan Negosiasi Perpanjangan Kontrak Harry Kane
-
Mohamed Salah Segera Umumkan Klub Baru dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Ipswich Town Gagal Amankan Promosi Otomatis Usai Ditahan Southampton 2-2
-
Penyerang Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang Piala AFF 2026, Siapa Tertajam?
-
Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?
-
Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa