Suara.com - Memilih tinggal di kampung halaman Jokowi dan perpanjang masa bakti di Persis Solo, pemain keturunan Indonesia satu ini punya alasan kuat.
Pemain keturunan Indonesia, Jordy Tutuarima memilih untuk bertahan di Solo dan ogah pulang ke Belanda, meski ia sempat dikaitkan dengan klub-klub di sana.
Pemain berusia 32 tahun ini menyebut dirinya merasa "senang" dan benar-benar menemukan tempat yang tepat di kota Solo.
“Saat kembali ke sini, rasanya langsung seperti pulang ke rumah,” ujar Tutuarima seperti dikutip dari AD.NL
“Cuacanya enak, bisa seharian pakai celana pendek. Kami sempat TC di Jogja, dua kali uji coba, dua kali menang. Malamnya keliling kota, ketemu banyak orang Belanda juga. Jogja mirip Solo, dan saya merasa cocok dengan kehidupan di sini.” tambahnya.
Setelah menuntaskan musim lalu bersama Persis, kontrak Tutuarima sempat menggantung.
Ia pulang ke kampung halamannya di Elst, Belanda, tanpa kejelasan masa depan. Namun keyakinannya untuk bertahan membuahkan hasil.
“Saya kembali ke Belanda tanpa kontrak. Tapi saya percaya akan ada kabar baik. Dan benar, sebulan kemudian, pelatih baru Peter de Roo menghubungi saya,” sebutnya.
Jordy Tutuarima bergabung dengan Persis Solo pada paruh kedua musim lalu, saat klub legendaris berusia 102 tahun itu sedang terpuruk di dasar klasemen.
Baca Juga: Buni Yani 'Telanjangi' Sosok Mulyono Alias Wakidi Teman Kuliah Jokowi: Bukan Alumni UGM, Tapi UUTS
Ia datang bersama dua pemain Brasil dan satu Argentina, dalam misi menyelamatkan tim dari degradasi.
“Kami mulai dari 8 poin, dan mengakhiri musim dengan 36 poin. Kalau dirata-ratakan, performa kami bisa finis di posisi empat besar. Tapi ya, kami baru aman dari degradasi di laga kedua terakhir,” jelasnya.
Musim ini, Persis Solo dihuni tiga pemain Belanda: Jordy Tutuarima, Xandro Schenk (eks De Graafschap), dan pelatih Peter de Roo.
Persis Solo akan mengawali Super League 2025/26 pada 9 Agustus melawan Madura United, klub yang juga diperkuat oleh pemain Belanda lain, Jordy Wehrmann.
“Saya dan Xandro tinggal berdekatan, sering bareng. Saya tahu betapa pentingnya punya teman senegara saat pindah ke tempat baru. Saya bantu dia menyesuaikan diri,” kata Tutuarima.
Rekan seprofesi asal Belanda lainnya, Diego Michiels dari Borneo FC, bahkan sempat memuji permainan Persis saat uji coba, “Kalian main bagus banget,” katanya.
Meski tak lagi muda, Tutuarima merasa kondisinya jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Energinya kembali, mentalnya lebih kuat, dan rasa percaya dirinya tinggi.
“Saya 32, tapi merasa lebih bugar dibanding lima tahun lalu. Ini bukan cuma soal fisik, tapi juga soal mentalitas. Tahun ini, saya yakin kami bisa capai sesuatu yang spesial. Saya merasa senang. Senang, seperti orang Indonesia bilang.” ungkap pemain keturunan Indonesia ini.
Berita Terkait
-
Buni Yani 'Telanjangi' Sosok Mulyono Alias Wakidi Teman Kuliah Jokowi: Bukan Alumni UGM, Tapi UUTS
-
Teman Reuni Jokowi Sebut Fakultas Kehutanan UGM Tak Ada Jurusan Saat Kuliah, Cek Fakta Sebenarnya
-
Diam-diam Memperhatikan: Sabrang Letto Akhirnya Bicara Soal Wajah 'Bengep' Jokowi
-
'Partai Biru' Dituding Dalang Ijazah, Kaesang Malah 'Pamer' Momen Gibran Jenguk SBY
-
3 Sosok Mencurigakan di Reuni Jokowi dengan Teman Kuliah UGM, Siapa Saja?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123