Total, Thijs Dallinga telah mencatatkan 10 pertandingan bersama tim-tim nasional muda Belanda. Jika resmi dinaturalisasi, kehadiran Dallinga sebagai pemain naturalisasi akan memperkuat struktur Timnas Indonesia yang kini memasuki era persaingan ketat di Asia.
Dalam debutnya bersama tim senior Belanda, ia bermain selama 45 menit di bawah asuhan Ronald Koeman. Meski belum mencetak gol, pengalaman itu memberikan nilai tambah yang tidak dimiliki semua pemain.
Jika PSSI berhasil mengamankan jasanya, Dallinga bisa menjadi andalan jangka panjang di lini serang Garuda.
Salah satu catatan yang memperkuat alasan Thijs Dallinga sebagai calon kuat pengganti Ole Romeny adalah kiprahnya saat menghadapi klub besar seperti Liverpool.
Saat memperkuat Toulouse, ia menjebol gawang The Reds di dua leg penyisihan grup UEFA Europa League. Meski kalah telak di leg pertama, Dallinga tetap mencatat namanya di papan skor. Kemudian di leg kedua, ia mencetak gol penting yang membantu timnya menang 3-2.
Kemampuan striker Bologna FC ini mencetak gol dalam pertandingan besar menjadi faktor penting bagi Timnas Indonesia.
Dalam skema permainan yang membutuhkan ketajaman di lini depan, Dallinga menawarkan ketenangan, pengalaman, dan insting mencetak gol yang tinggi. Hal ini sangat dibutuhkan apalagi saat Timnas menghadapi tim kuat di Kualifikasi Piala Dunia.
Potensi Nilai Strategis dan Ekonomi untuk Timnas
Jika benar-benar resmi menjadi bagian dari Timnas Indonesia, Thijs Dallinga tidak hanya memperkuat tim secara teknis, tetapi juga secara ekonomi dan citra internasional.
Dengan nilai pasar yang sangat tinggi, ia akan menjadi ikon baru sepak bola Indonesia. Selain itu, kiprahnya di Serie A bisa membuka peluang kerja sama atau sorotan media luar negeri ke arah Indonesia.
Baca Juga: Makin Menguat, Striker Cetak 3 Gol di Serie A Liga Italia Dinaturalisasi Bersama Mauro Zijlstra
Statusnya sebagai pemain naturalisasi dengan pengalaman di kompetisi elite Eropa membuatnya berbeda dari naturalisasi sebelumnya.
Keberadaannya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap program PSSI dan memberikan motivasi tambahan bagi pemain muda lokal. Proses ini pun sejalan dengan tujuan jangka panjang pembinaan Timnas Indonesia.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait langkah konkret proses naturalisasi Thijs Dallinga.
Namun, sinyal kuat dari media dan informasi yang beredar mengarah pada kemungkinan tersebut. Dengan pengganti Ole Romeny masih dibutuhkan dalam waktu dekat, Dallinga menjadi opsi paling masuk akal.
Kehadirannya dapat menjadi solusi jangka panjang mengingat usia Dallinga yang masih 24 tahun. Masa kontraknya yang panjang di Bologna menunjukkan ia berada dalam kondisi terbaik. Jika semua proses administrasi lancar, besar kemungkinan nama Dallinga akan masuk dalam daftar pemain yang disiapkan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko
-
Skuad Persija Dibubarkan Jelang Hari Raya Idul Fitri
-
Selandia Baru Tetap Lakukan Persiapan Melawan Iran Jelang Piala Dunia 2026
-
AFC Sebut Iran akan Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
-
Disingkirkan Real Madrid, Pep Guardiola: Musim Depan Kami akan Kembali
-
Bungkam Manchester City, Vinicius Jr: Ini Adalah Momen yang Penting
-
Finalissima 2026 di Doha Batal, Argentina Alihkan Uji Coba Lawan Guatemala
-
Alvaro Arbeloa Luapkan Isi Hati usai Singkirkan Jose Mourinho dan Pep Guardiola
-
Arsenal Hajar Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Eberechi Eze
-
Man City Hancur Lebur Lawan Real Madrid, Pep Guardiola Pasang Badan Lindungi Bernardo Silva