Suara.com - Gelombang tsunami awal yang dipicu oleh gempa bumi berkekuatan Magnitudo 8,7 di Timur Jauh Rusia, mulai berdampak pada wilayah pesisir Jepang. Salah satu pemain keturunan Timnas Indonesia Sandy Walsh ada di Jepang dengan bermain di klub Liga 1 Jepang Yokohama F Marinos. Bagaimana nasibnya?
Tsunami Jepang kecil pertama tercatat menerjang kawasan Hokkaido pada Rabu pagi (30/7), dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter.
Dampak tsunami ini masih dalam pemantauan otoritas Jepang, seiring terus masuknya laporan dari berbagai wilayah.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) sebelumnya mengeluarkan peringatan potensi tsunami setinggi tiga meter yang berisiko melanda sepanjang pesisir utara dan timur Jepang. Warga diminta tetap berada di tempat evakuasi hingga situasi dinyatakan aman.
Menurut laporan dari NHK dan Al Arabiya, gelombang dengan ketinggian 50 sentimeter dilaporkan tiba di pelabuhan Ishinomaki, Prefektur Miyagi. Wilayah ini termasuk dalam jalur utama yang rawan terkena dampak langsung dari tsunami. Peristiwa ini menjadi sorotan utama dalam berita tsunami Jepang terbaru hari ini.
Tidak hanya di Ishinomaki, sejumlah daerah lain seperti pelabuhan Hanasaki di Nemuro, kota Hamanaka, dan pelabuhan Kushiro di timur Hokkaido juga mulai melaporkan terjangan gelombang dengan ketinggian serupa.
Waktu kedatangan gelombang berbeda-beda, namun rentangnya masih dalam pagi hari waktu setempat. Semua informasi ini penting dalam upaya memperbarui sistem peringatan tsunami di Jepang.
Tsunami Juga Terpantau di Tokachi dan Erimo, Warga Diimbau Siaga
Selain itu, gelombang setinggi 40 sentimeter terpantau di pelabuhan Tokachi dan 30 sentimeter di kota Erimo. Keduanya terletak di wilayah tenggara Hokkaido yang menjadi bagian penting dari jalur pantai pasifik Jepang.
Dalam laporan tsunami Jepang update hari ini, para ahli memperingatkan potensi datangnya gelombang lebih besar di jam-jam berikutnya.
Baca Juga: Media Belanda Kasih Bocoran Sosok Pemain Keturunan Segera Dinaturalisasi Timnas Indonesia
Fenomena gelombang kecil ini menjadi perhatian dalam sistem mitigasi bencana Jepang, terutama setelah gempa berkekuatan tinggi di Rusia. Kata kunci seperti wilayah terdampak tsunami Jepang, data gempa Jepang terbaru, dan tsunami akibat gempa Rusia harus dimasukkan dalam setiap pencarian terkait bencana ini.
Di wilayah lain seperti Tohoku dan Kanto, gelombang tsunami yang datang memiliki ketinggian sekitar 20 hingga 40 sentimeter. Meski tergolong kecil, keberadaan gelombang ini memperlihatkan dampak nyata dari aktivitas seismik besar di lepas pantai.
Dengan kondisi seperti ini, pemberitaan tentang dampak gempa 8,7 Rusia ke Jepang, peringatan tsunami resmi Jepang, dan pantauan tsunami Hokkaido menjadi sangat relevan. Pemerintah lokal terus memperbarui informasi melalui saluran media dan lembaga penyiaran seperti NHK.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan besar atau korban jiwa akibat gelombang tsunami awal ini. Namun, pihak berwenang tetap menekankan agar masyarakat tidak lengah. Gelombang susulan, menurut JMA, bisa saja lebih besar dan lebih merusak dibandingkan gelombang awal.
Dengan intensitas guncangan dan cakupan wilayah yang luas, kombinasi antara update tsunami Jepang 30 Juli 2025, status gempa terkini Jepang, dan imbas gempa Rusia ke Jepang harus dipantau terus menerus oleh publik dan media.
Gempa M 8,7 di Timur Jauh Rusia ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir dan langsung berdampak terhadap negara tetangganya, Jepang. Walau pusat gempa berada cukup jauh dari daratan Jepang, kekuatannya memicu alarm tsunami di seluruh pesisir timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia