Suara.com - Jay Idzes menyampaikan pernyataan penting mengenai komitmennya di Venezia menjelang bergulirnya musim kompetisi Liga Italia Serie B 2025/26. Pemain belakang andalan Timnas Indonesia itu menyatakan bahwa dirinya tetap menjalankan peran sebagai kapten tim dengan penuh tanggung jawab.
Di tengah ramainya spekulasi tentang bursa transfer Serie A, Jay Idzes berusaha profesional menjalankan tugasnya di klub yang terdegradasi dari kasta tertinggi musim lalu.
Sebagai kapten Venezia, Jay Idzes menyebut dirinya bahagia mengenakan ban kapten dan memimpin rekan-rekannya menghadapi musim baru.
Walau banyak pihak berspekulasi bahwa dirinya akan segera pindah, bek berusia 24 tahun itu mengungkapkan tidak menutup pintu apabila ada klub yang mampu memenuhi keinginan Venezia. Dalam konteks transfer Serie A, Jay Idzes menyebutnya sebagai situasi yang tidak bisa ditebak.
Pernyataan Jay Idzes Soal Transfer: Bursa Ini Mengerikan
Menjelang akhir Juli, spekulasi tentang transfer Serie A makin menguat dan Jay Idzes pun tak menampik bahwa situasinya sangat dinamis.
Ia mengakui bahwa dirinya bisa saja tetap bertahan di Venezia apabila tidak ada klub yang sanggup memenuhi banderol transfer yang dipatok klub.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Tutto Venezia Sport, Jay menyebut, “Bursa transfer itu berbahaya, selalu ada saja yang terjadi.”
Jay Idzes menambahkan bahwa jika ia tetap bermain di Serie B 2025/26 bersama Venezia, ia tidak akan kecewa.
Sebaliknya, ia merasa senang bisa terus membela klubnya dan berkontribusi dalam membangun tim. Meski diincar klub-klub seperti Udinese dan Genoa, kepastian kepindahan Jay Idzes masih tergantung pada negosiasi yang melibatkan permintaan harga dari Venezia, yakni sekitar €10 juta.
Baca Juga: Siapa Rio Ngumoha? Pemain Keturunan yang Cetak Gol Spektakuler Lawan Sandy Walsh Cs
Klub Serie A yang Minati Jay Idzes Belum Sepakat Soal Harga
Dalam bursa transfer Serie A, Jay Idzes menjadi salah satu bek muda yang paling diminati. Dua klub yang paling serius menunjukkan ketertarikan adalah Udinese dan Genoa.
Kedua tim tersebut sangat membutuhkan tambahan tenaga di lini belakang dan melihat Jay Idzes sebagai solusi ideal, terlebih performanya yang solid bersama Venezia musim lalu.
Namun demikian, proses negosiasi transfer tidak berjalan mulus. Venezia memasang harga cukup tinggi untuk ukuran bek dari Serie B 2025/26, yakni €10 juta.
Hingga akhir Juli, belum ada klub yang mampu atau bersedia memenuhi permintaan tersebut. Jay Idzes sendiri tetap berlatih dan tidak menurunkan performanya, tetap memegang teguh tugasnya sebagai kapten tim.
Pemusatan Latihan di Belgia Jadi Ajang Persiapan Serius Venezia
Meski rumor transfer Serie A terus berembus, Venezia tetap menjalankan program latihan secara terstruktur.
Setelah menyelesaikan latihan dua minggu di kawasan Falcade, tim asuhan pelatih Paolo Vanoli akan melanjutkan pemusatan latihan di Belgia mulai 31 Juli hingga 9 Agustus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Hattrick Perdana di Piala Dunia, Lionel Messi Antar Argentina Menang 3-0 atas Aljazair
-
Cetak Hattrick Lawan Aljazair, Lionel Messi Samai Rekor Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu