Suara.com - Bek Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker, kembali mengukir prestasi gemilang di usia yang sangat muda. Capaian ini membuktikan bahwa pemain berusia 16 tahun itu punya potensi besar di masa mendatang.
Mathew Baker merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang kini tengah berkarier di Australia bersama Melbourne City FC. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu punya sederet capaian impresif di usia yang sangat muda.
Sebab, Mathew Baker berhasil mengukir beberapa kali penampilan, baik di level klub, maupun tim nasional, yang levelnya berada di atasnya. Artinya, Baker sudah lebih matang dibandingkan pemain-pemain seusianya.
Setidaknya, ada tiga prestasi impresif yang diukir oleh Mathew Baker di saat usianya saat ini baru menginjak 16 tahun? Apa saja prestasi yang dimaksud? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
1. Membela Timnas U-16 di Usia 14 Tahun
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto, tampaknya melihat potensi besar yang dimiliki Mathew Baker saat usianya masih sangat muda. Bisa dibilang, Baker adalah pemain termuda di skuad Timnas U-16.
Sebab, ketika itu, pemain kelahiran Melbourne itu baru berumur 14 tahun ketika memperkuat Timnas Indonesia U-16 yang tampil di kejuaraan Piala AFF U-16 2024 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah.
Ini membuktikan betapa Baker telah memiliki kematangan yang jauh lebih baik ketimbang pemain-pemain seusianya.
2. Prestasi di Usia 15 Tahun
Baca Juga: Pelatih Lokal Ini Calon Kuat Gantikan Gerald Vanenburg, Prestasi Segudang Andalan di Saat Genting
Selanjutnya, Mathew Baker kembali mencatatkan prestasi mengesankan ketika usianya baru menginjak 15 tahun. Sebab, ada sejumlah pencapaian impresif yang dibukukan pemain andalan Nova Arianto itu.
Yang pertama, Mathew Baker mengukir debut di tim reserve Melbourne City FC saat berumur 15 tahun. Tim reserves merupakan skuad cadangan yang dipersiapkan untuk promosi ke tim senior.
Selain itu, di usia yang sama, Baker juga mendapatkan kesempatan dari pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, untuk magang di skuad U-20. Dia ketika itu dipromosikan bersama Evandra Florasta.
3. Debut di Tim Senior
Hanya butuh waktu satu tahun lagi bagi Mathew Baker untuk mencatatkan debut di tim senior Melbourne City FC dibandingkan momen ketika dia bermain untuk tim reserves.
Debut di tim senior ini diukir Mathew Sitorus Baker ketika usianya baru menginjak 16 tahun, tepatnya ketika bertanding melawan APIA Leichhardt FC dalam ajang Australia Cup 2025 pada Rabu (30/7/2025) waktu setempat.
Dalam duel tersebut, Mathew Baker dipercaya tampil mengisi pos bek kiri. Yang lebih istimewa lagi, dia bermain penuh selama 2x45 menit. Ini membuktikan bahwa dia punya masa depan yang cerah.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Pelatih Lokal Ini Calon Kuat Gantikan Gerald Vanenburg, Prestasi Segudang Andalan di Saat Genting
-
Jay Idzes: Saya Senang di Venezia, Resmi Bertahan?
-
Bukan Hanya Filosofi Bermain, 3 Warisan STY di Timnas Indonesia U-23 Kini Mulai Memudar
-
Amin Ya Allah, Isi Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia
-
Tatap Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Bakal TC di Spanyol hingga Dubai
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium
-
Mikel Oyarzabal 0 Sentuhan di 30 Menit Pertama! Begini Cara Cape Verde 'Matikan' Spanyol
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026