Antonelli menyatakan bahwa keputusan menjual pemain sepenuhnya ada di tangan Venezia. Klub tidak akan tergoda tekanan dari luar jika syarat tidak terpenuhi.
"Jika Venezia menjual pemain-pemainnya, itu harus dilakukan dengan memenuhi persyaratan dari kami," tukas Antonelli.
"Pastinya, itu adalah peraturan nomor satu."
"Jika kami tidak menjual mereka dengan harga yang cukup, pemilik akan marah dan memecat saya."
"Tetapi kalau kami ternyata tidak menjual mereka, setidaknya tim akan aman," katanya lagi.
Pernyataan Antonelli mengindikasikan bahwa Jay Idzes mungkin akan tetap berseragam Venezia. Setidaknya sampai klub merasa harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitasnya.
Fokus utama Venezia musim depan adalah kembali promosi ke Serie A. Jay Idzes diprediksi akan menjadi bagian penting dari rencana kebangkitan tersebut.
Bermain di Serie B bisa memberi Jay Idzes waktu lebih banyak untuk berkembang. Hal ini juga bisa menjadi batu loncatan menuju klub yang lebih besar di masa depan.
Meski begitu, banyak pihak tetap menunggu kejutan jelang akhir bursa transfer. Tak menutup kemungkinan jika klub peminat akhirnya menyetujui harga tinggi itu.
Baca Juga: Pintu Masih Dibuka! Jay Idzes Berpeluang Besar Gabung Udinese Karena Ini
Dengan statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes membawa dampak positif untuk promosi klub. Popularitasnya pun merambah ke Asia Tenggara.
Hal ini tentu menjadi nilai tambah yang dipertimbangkan oleh manajemen Venezia. Terlebih Jay Idzes menunjukkan komitmen kuat terhadap tim dan negara asalnya.
Keberadaan Jay Idzes di Venezia bukan hanya soal kemampuan bertahan. Ia juga memberi efek keuangan lewat potensi sponsorship dan penggemar dari Asia.
Jika bertahan, Jay Idzes bisa membantu Venezia mengincar tiket promosi. Namun jika pindah, klub akan mendapat dana segar untuk memperkuat tim.
Kondisi saat ini menempatkan Jay Idzes di tengah dilema besar. Bertahan untuk tantangan baru atau pindah ke klub yang menawarkan persaingan lebih ketat.
Semua tergantung pada klub yang berani membayar sesuai harga. Venezia jelas tidak mau melepas Jay Idzes secara murah, apalagi ia masih muda dan produktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026