- Christian Pulisic terpaksa berlatih terpisah akibat cedera betis yang dideritanya sejak pekan lalu.
- Mauricio Pochettino bersikap irit bicara mengenai kondisi terkini penyerang andalan AC Milan tersebut.
- Tyler Adams memastikan internal tim tetap tenang dan yakin Pulisic siap menghadapi Australia.
Suara.com - Lini serang Timnas Amerika Serikat kini berada dalam situasi genting setelah Christian Pulisic terpaksa berlatih terpisah akibat cedera betis. Kehilangan sang kapten berpotensi merusak momentum kebangkitan skuad asuhan Mauricio Pochettino menjelang laga krusial akhir pekan ini.
Pemain sayap andalan AC Milan tersebut hanya melakoni menu latihan individu di tepi lapangan sebelum beralih ke sepeda statis di pusat kebugaran. Respons dingin dan singkat dari Pochettino saat ditanya mengenai kondisi sang pemain justru kian memicu spekulasi di kalangan media.
Ketika ditanya bagaimana keadaan Pulisic, manajer AS Mauricio Pochettino mengatakan, "Baik," tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Ketergantungan Amerika Serikat terhadap kreativitas Pulisic terlihat jelas pada laga terakhir mereka. Absennya sang bintang di babak kedua langsung menurunkan intensitas serangan tim secara drastis.
Kekhawatiran publik memuncak mengingat peran vitalnya sebagai motor serangan utama yang belum memiliki pelapis sepadan. Penurunan performa kolektif berpotensi terjadi jika ia gagal pulih tepat waktu.
Meskipun situasi eksternal memanas, Pulisic sendiri mencoba meredam kepanikan publik lewat pernyataan optimistis setelah pertandingan. Mantan pemain Chelsea tersebut merasa tindakan yang diambil tim medis saat ini hanyalah langkah pencegahan biasa.
"Saya hanya terkena sedikit tendangan di babak pertama, jadi saya sangat berharap ini bukan apa-apa. Mengambil sedikit tindakan pencegahan hari ini, tetapi saya berharap saya akan baik-baik saja dalam beberapa hari ke depan."
Ia juga menegaskan bahwa masalah fisik seperti ini bukan pertama kali menimpa karier sepak bola profesionalnya. Pengalaman masa lalu membuatnya yakin proses pemulihan kali ini akan berjalan jauh lebih cepat.
"Hanya bagian belakang kaki saya, area betis saya. Tapi saya pernah mengalami hal serupa sebelumnya, dan saya tetap positif. Saya sama sekali tidak berpikir ini masalah besar."
Baca Juga: Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
Optimisme serupa juga disuarakan oleh rekan setimnya yang meminta publik untuk tidak membesarkan masalah ini. Ruang ganti Amerika Serikat tampaknya sangat yakin sang kapten akan memimpin mereka di lapangan.
Gelandang jangkar Tyler Adams bahkan meminta pendukung setia tim nasional untuk tetap tenang menghadapi situasi medis ini. Menurutnya, ritme pemulihan Pulisic masih berada dalam jalur yang tepat untuk laga berikutnya.
"Christian akan siap, semuanya. Mari santai saja."
Adams menilai benturan beruntun di area yang sama dalam waktu singkat menjadi pemicu utama kram otot tersebut. Namun, jeda pertandingan yang cukup panjang diyakini mampu mengembalikan kebugaran sang penyerang.
"Saya pikir dia mendapat benturan beberapa hari sebelum pertandingan, dan saya pikir dia ditendang di tempat yang sama lagi saat pertandingan. Dan ketika Anda masuk saat istirahat babak pertama, keadaan jelas menjadi kaku dalam jeda 15, 20 menit. Tapi dia akan baik-baik saja."
Isu cedera ini mencuat setelah Pulisic ditarik keluar saat turun minum dalam kemenangan telak 4-1 atas Paraguay. Padahal, performanya pada babak pertama sangat impresif dengan mengkreasi dua gol awal bagi timnya.
Timnas Amerika Serikat kini sedang bersiap menghadapi tantangan berat dari Australia di Seattle pada hari Jumat mendatang. Kehadiran Pulisic di lapangan menjadi krusial demi menjaga konsistensi taktik baru yang sedang dibangun oleh Pochettino.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa